Translate

English French German Spain Italian Dutch Russian Portuguese Japanese Korean Arabic Chinese Simplified

Sebab Dia adalah Tuhan kekuatanku, bersama-Nya ku takkan goyah
Tampilkan postingan dengan label Love and Relationship. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Love and Relationship. Tampilkan semua postingan

7 Pembawa Bencana Dalam Suatu Hubungan

Bencana dapat menyerang hubungan setiap saat, jika kita membiarkan hal itu untuk terjadi. Saat bencana menyerang, hal itu bisa jadi akhir dari suatu hubungan dan akan membuat jalan hidup kita tak semulus yang kita dambakan. Berikut adalah 7 pembawa bencana dalam suatu hubungan yang harus Anda hindari.

1. Menelepon Saat Si Dia Sedang Mengemudi

Masih banyak orang yang tidak menyadari hal ini, namun sebenarnya sangat penting untuk diwaspadai. Jika Anda tahu bahwa si dia sedang mengemudi, jangan meneleponnya. Bahkan jangan kirimkan SMS kepadanya. Karena hal ini dapat benar-benar menjadi bencana dalam hubungan Anda jika telepon maupun SMS Anda dapat menyebabkannya terlibat dalam kecelakaan di jalan raya.

2. Bicara Di Belakang

Jika ada sesuatu yang mengganggu Anda tentang si dia, jangan bicarakan ini kepada orang lain di balik punggungnya. Sebaliknya, datangi si dia dan sampaikan hal apa saja yang mengganggu Anda. Biarkan si dia tahu persis apa yang ada di dalam pikiran Anda. Jika Anda membicarakan dirinya di belakang, pembicaraan Anda bisa sampai ke telinganya dari perkataan orang lain dan justru dapat mendatangkan bencana bagi hubungan yang sedang Anda jalani.

3. Menggoda Lawan Jenis

Hal ini memang fakta dan tidak dapat sepenuhnya dimengerti mengapa banyak orang yang masih menggoda rekan lawan jenisnya ketika ia sudah berada di dalam suatu hubungan. Anda tidak hanya akan menyakiti pasangan Anda, tetapi juga menyakiti orang lain yang Anda berikan pengharapan palsu.

4. Berselingkuh Dengan Teman Baiknya

Berselingkuh dengan sahabatnya atau orang lain tentu saja dapat membawa bencana dalam suatu hubungan. Anda harus menghindari perselingkuhan apapun yang terjadi. Jika sesuatu tidak berjalan baik sebagaimana mestinya, maka bicarakan hal itu kepada pasangan Anda mengenai hal itu. Jangan melarikan diri dan berselingkuh dengan orang lain. Berselingkuh justru akan membuat Anda menimbun masalah baru.

5. Tidak Menunjukkan Bahwa Anda Peduli

Dalam setiap hubungan, Anda perlu menunjukkan kepada si dia bahwa Anda peduli. Ada berbagai cara untuk melakukannya dan cara tersebut tidak pernah terlalu kuno untuk dilakukan. Berikan hadiah buatan tangan Anda sendiri, buatkan makan malam romantis yang indah untuknya, mengajaknya keluar untuk makan bersama dan menghabiskan waktu bersama merupakan beberapa cara untuk menunjukkan bahwa Anda peduli. Ketika Anda benar-benar jatuh cinta dengan seseorang, tunjukkan padanya bawa kepedulian Anda muncul secara alami.

6. Ketahuan Selingkuh

Tak seorangpun yang dapat menyangkal bahwa hal ini dapat mendatangkan bencana bagi suatu hubungan. Meskipun Anda bermaksud ketemu dengan selingkuhan Anda untuk terakhir kalinya, bagaimana jika ternyata di saat terakhir Anda justru ketahuan? Apakah Anda ingin semuanya berakhir seperti itu? Sangat sedikit sekali hubungan yang dapat tetap bertahan setelah peristiwa seperti ini terjadi.

7. Tidak Memberikan Ruang Pada Pasangan Anda

Ya, ada waktu untuk menghabiskan waktu bersama dan Anda pasti benar-benar menikmati hal ini. Namun ada juga saat dimana Anda berdua perlu waktu sendiri-sendiri. Banyak hubungan yang pada akhirnya berakhir hanya karena pasangannya tidak memberikan ruang yang cukup bagi pasangannya untuk memiliki waktu pribadi. Merupakan hal yang sangat lumrah bagi Anda maupun pasangan Anda untuk memiliki waktu pribadi bagi diri Anda sendiri. Jika pasangan Anda meminta waktu untuk sendiri, jangan diresponi dengan cara yang negatif. Jika Anda melakukannya, hal ini justru berbalik dapat menjadi bencana dalam hubungan Anda. Tentu saja Anda tidak perlu kuatir, namun jika mereka mulai menghabiskan semakin banyak waktu tanpa melibatkan Anda, maka Anda perlu membicarakan hal ini.

Suatu hubungan dapat berjalan dengan baik jika masing-masing pihak selalu mengutamakan kebutuhan pasangannya dibandingkan dirinya sendiri. Terlepas dari apapun yang sedang Anda hadapi, sepanjang apa yang Anda lakukan adalah untuk berusaha menyenangkan diri Anda sendiri, maka Anda perlu berpikir ulang untuk menjalin hubungan dengan siapapun. Karena pola pikir yang masih Anda miliki adalah pola pikir hidup melajang dan bukannya berpasangan.


Sumber : allwomenstalk/jawaban.com

Menikahi Pria Yang Lebih Muda? Pertimbangkan 7 Hal Ini!

Wanita menikah dengan pria yang lebih muda menjadi hal yang lebih umum saat ini. Namun tetap saja ketika mendengar pernikahan wanita yang usianya 5 tahun lebih tua dari pasangannya, alis kita akan terangkat. Entah ini penting bagi Anda atau tidak, namun sangatlah penting untuk mengambil keputusan ini dengan hati-hati sebelum menikahi pria yang lebih muda. Berikut adalah 7 hal yang patut dijadikan bahan pertimbangan.

1. Faktor Lingkungan

Tak peduli seberapa progresif masyarakat terhadap trend pernikahan yang berbeda, kelompok masyarakat yang tidak setuju akan selalu ada. Akan ada keraguan terhadap niat mempelai pria dan kepekaan dari mempelai wanita. Jika Anda adalah tipe yang sangat menghargai nilai-nilai penerimaan masyarakat, sangatlah peting untuk mempertimbangkan faktor ini dengan seksama sebelum mengambil keputusan jangka panjang.

2. Faktor Kedewasaan

Kondisi ini merupakan faktor yang terbukti bahwa kedewasaan pria berjalan jauh lebih lama dibandingkan wanita sehingga ketika pria menikah dengan wanita yang lebih muda, pernikahan itu biasanya berhasil karena kedua belah pihak berada pada tingkat kedewasaan yang sama. Di sisi lain, jika wanitanya yang lebih tua, ada kemungkinan suaminya belum berada pada tingkat kedewasaan istrinya. Hanya Anda yang dapat memutuskan jika ini adalah apa yang Anda hadapi.

3. Faktor Kompatibilitas

Kompatibilitas (kecocokan) dan umur untuk sebagian besar orang berjalan beriringan. Mereka yang seumur memiliki ketertarikan yang sama. Misalnya seorang pria berusia 28 tahun memiliki minat dalam olahraga petualangan, dimana seorang wanita berusia 35 tahun tidak lagi peduli akan kegiatan yang seperti itu. Jika Anda sedang menjalin hubungan dengan pria yang lebih muda, tinjau kembali berapa banyak hal yang dapat Anda berdua sukai bersama-sama.

4. Faktor Teman

Dalam kebanyakan kasus, teman-teman kita merupakan orang yang berasal dari kelompok usia dan gaya hidup yang sama. Jika Anda menjalin hubungan dengan pria yang lebih muda, Anda harus menghabiskan waktu dengan teman-temannya yang lebih muda dan tidak semua dari mereka mungkin mudah bergaul dengan Anda sebagaimana kekasih Anda.

5. Faktor Pendapatan

Sebagai pihak yang lebih tua dalam suatu hubungan, Anda mungkin lebih mapan secara keuangan dan karir dibandingkan pasangan Anda. Akibatnya, penghasilan Anda pun berpotensi lebih tinggi darinya. Hal ini bisa menjadi masalah bagi beberapa pasangan, bisa juga tidak. Namun putuskan hal ini dengan seksama sebelum mengambil keputusan yang besar.

6. Faktor Anak

Seorang wanita yang lebih tua mungkin berada di tahap berbeda dalam hidupnya berkenaan dengan anak-anak. Secara alami ia ingin memiliki anak secepatnya karena alasan biologis sedangkan pria yang lebih muda mungkin belum memiliki minat terhadap anak-anak. Seorang wanita yang telah memiliki anak sebelumnya mungkin  tidak berniat memiliki anak lagi sedangkan pasangannya yang lebih muda dan belum pernah memiliki anak mungkin memiliki rencana yang berbeda.

7. Puncak Komitmen

Pada akhirnya pernikahan merupakan salah satu komitmen terbesar yang bisa Anda buat. Jadi sebelum menikah dengan siapapun, Anda harus mempertimbangkan apakah menikah adalah sesuatu yang benar-benar Anda inginkan. Anda harus memastikan bahwa orang yang akan Anda nikahi adalah seseorang yang benar-benar Anda cintai, dan seseorang dengan siapa Anda ingin menghabiskan hidup Anda selamanya. Pada akhirnya, hanya Anda yang dapat memutuskan apakah Anda dapat mengatasi masalah ini maupun masalah lainnya yang akan timbul saat Anda memutuskan menikah dengannya.

Menikahi pria yang lebih muda merupakan sebuah langkah yang berani namun bukan sesuatu yang harus Anda putuskan dengan terburu-buru. Tinjau kembali segala rintangan yang mungkin datang dalam perjalanan hidup Anda berdua dan jika Anda merasa kasih Anda cukup kuat untuk mengatasi itu semua, teruslah melangkah maju.


Sumber : allwomenstalk/jawaban.com

Saat Pacaran Sudah Berlangsung Cukup Lama, Perlukah Menetapkan Deadline?

Saya baru saja mendengar seorang wanita muda yang harus mengakhiri hubungannya dengan kekasih sejak masa kuliah yang telah terjalin selama 10 tahun. Sang wanita hanya ingin menikah namun sang pria belum siap berkomitmen. Saya benar-benar terkejut. Sepuluh tahun!

Saya tahu bahwa apa yang akan saya beritahukan kepada Anda mungkin akan sangat berbahaya bagi banyak wanita, tapi saya harus mengatakannya. Secara pribadi saya mengenal beberapa pasangan yang berpacaran selama lima tahun atau lebih dan akhirnya menikah (dan masih berbahagia dengan pernikahannya). Lalu mengapa fakta ini berbahaya? Karena saya mungkin saja membuat wanita terjebak ke dalam hubungan buntu yang tidak akan pernah mengarah pada pernikahan dan memberikan harapan palsu bahwa mereka juga akan menjadi salah satu dari mereka yang sukses melangkah ke pelaminan setelah menjalin hubungan percintaan yang cukup lama. Bahkan mungkin memotivasi para wanita untuk menjadikannya sebagai alasan dan menggantung mereka selama beberapa tahun atau lebih.

Para wanita, sebelum Anda terlalu bersemangat biarkan saya mengatakan dua hal mengenai kisah-kisah sukses tersebut:

1. Para wanita itu harus melewati neraka selama bertahun-tahun. Saya hanya bisa membayangkan rasa sakit dan frustrasi yang harus mereka alami tahun demi tahun dengan terus menunjukkan betapa mereka mencintai pasangannya dan berharap pada janji-janji untuk melangkah ke jenjang selanjutnya, sementara mereka menyaksikan teman-teman mereka satu demi satu melangkah di altar. Dapatkah Anda menanggung rasa sakit itu, hari demi hari, selama bertahun-tahun?

2. Para wanita tersebut pada akhirnya memberikan pilihan kepada pasangannya: nikahi saya atau kamu akan kehilangan saya. Dan mereka benar-benar serius. Mereka memutuskan hubungan, pergi sementara waktu sampai akhirnya sang pria kembali mengajak bersama, dan mencoba lagi. Tidak lebih. Namun hal ini berhasil.

Pelajarilah hal ini hai para wanita. Jika Anda sedang berada di dalam suatu hubungan dengan seorang pria yang tidak mampu berkomitmen lebih jauh dalam pernikahan, Anda memiliki dua pilihan:

1. Tetap bertahan di sana dan berharap ia akan sadar suatu hari nanti.

2. Putuskan hubungan Anda dengannya.

Jika Anda memilih pilihan nomor satu, Anda akan bergabung dengan ratusan wanita frustrasi dan kecewa yang telah mengambil pilihan yang sama, dan pada akhirnya kembali menemukan diri berkencan dengan bekas luka dan kepahitan, ditambah usia Anda yang lebih tua bersaing dengan mereka yang lebih muda, ceria, dan teman bermain yang asyik. Jika Anda berada di pertengahan 30-an, bertahan di dalam sebuah hubungan yang tidak pasti hanya merupakan bunuh diri baik secara sosial maupun emosi.

Saran saya adalah ambillah pilihan kedua dan putuskan hubungan Anda. Ya, hal itu memang menakutkan. Bagaimana jika ia ternyata tidak kembali kepada Anda? Yah, faktanya jika ia tidak kembali kepada Anda bagaimanapun ia tidak akan menikahi Anda meskipun Anda terus bertahan dalam hubungan tersebut. Bagaimana jika ia hanya membutuhkan lebih banyak waktu? Cukup adil jka Anda menetapkan sebuah kerangka waktu yang wajar untuk Anda. Kecuali pasangan Anda sedang tidak menempuh studi yang membutuhkan waktu lama, seharusnya tidak lebih dari 6 bulan ia sudah dapat membuat komitmen yang jelas untuk menikahi Anda dalam waktu dekat. Jika pernikahan tak kunjung terwujud setelah setahun bertunangan, bagi saya inilah waktunya bagi Anda untuk melangkah pergi dan mengakhiri hubungan Anda. Bertunangan selama bertahun-tahun juga bukan merupakan sebuah solusi. Saya tidak dapat melihat alasan yang baik untuk bertunangan lebih dari beberapa bulan atau selama yang dibutuhkan untuk mempersiapkan pernikahan Anda yang sempurna.

Lalu berapa lama seharusnya sebuah hubungan itu terjalin? Menurut saya lebih dari setahun. Jika Anda tidak mendapatkan kejelasan sampai saat itu, kemungkinannya sangat tinggi bahwa pernikahan itu memang tidak akan pernah terjadi. Dan tentu saja hal ini juga berlaku bagi pria yang berpacaran dengan wanita yang tidak dapat berkomitmen. Jika seorang wanita tidak dapat berkomitmen untuk menikah dengan Anda saat ini, dapat dipastikan ia tidak akan pernah siap.


Sumber : shine/jawaban.com

Pentingnya Menjadi Diri Sendiri Saat Berkencan

Jika Anda pernah menyaksikan episode Bachelor atau The Dating Game – Anda dapat melihat hanya beberapa orang yang menjalankan seni menjadi diri sendiri. Kebanyakan menampilkan senyum palsu, cekikikan dan tawa yang terlalu keras, memainkan rambut secara berlebihan dan sedapat mungkin menyembunyikan kekurangan mereka – apakah itu menyembunyikan komedo di wajah maupun ketidakmampuan untuk bertahan dalam sebuah pekerjaan. Sungguh sangat membuang-buang waktu! Sangat jelas, jika Anda berkencan dengan seseorang maka Anda mencari seseorang yang ‘nyambung’ dengan Anda. Namun, jika Anda tidak dapat menjadi diri sendiri atau mencoba dengan berbagai cara untuk menghindari orang lain mengetahui siapa Anda yang sebenarnya... Anda mungkin akan berakhir di rumah.

Sayangnya, dunia kencan online saat ini telah membuat seseorang semakin mudah untuk hidup dengan identitas palsu dan membuat orang lain berpikir bahwa mereka adalah seseorang yang sebenarnya tidak demikian adanya. Tentu saja, Anda telah mendengar akan kisah-kisah orang menikah yang memakai status single, atau foto yang menipu untuk menuntun orang lain membayangkan seseorang yang salah. Semua hal ini tampaknya bodoh. Tekhnologi sama yang digunakan orang untuk terhubung dengan orang lain juga dapat digunakan untuk mencari tahu diri Anda yang sebenarnya.

Kencan pertama dapat diibaratkan sebagai wawancara kerja. Sama halnya Anda tidak mungkin membiarkan pewawancara Anda tahu bahwa Anda adalah seorang perokok berat, cukup normal dan mungkin bijaksana untuk menyembunyikan beberapa hal kepada orang yang Anda kencani di pertemuan pertama. Kencan pertama dengan pembicaraan yang melantur, kemudian mulai menjadi nyaman dalam pertemuan selanjutnya, mungkin dapat membuat Anda terlihat baik dan menawan. Namun bagaimanapun juga, berbohong kiri kanan meskipun hanya untuk hal-hal sepele apalagi jika merupakan hal yang serius, hanya akan membuat Anda terlihat buruk pada akhirnya. Intinya adalah mengetahui bagaimana meninggalkan kesan yang baik tanpa menyembunyikan kekurangan Anda. Toh Anda bukan psikopat yang sedang menyamar, jadi tidak ada salahnya menjadi diri Anda sendiri.

Ahli hubungan menyarankan kepada para pasangan kencan untuk setidaknya bersikap jujur dan tidak takut mengungkapkan beberapa informasi yang bersifat pribadi. Berbicara mengenai minat Anda dan menjadi diri sendiri saat kencan dengan tidak mengkompromikan nilai-nilai atau pendapat Anda pribadi sangatlah penting untuk menjaga harga diri Anda. Hal ini juga baik jika Anda ingin menghemat waktu dan menyingkirkan rumput liar yang mengganggu dengan lebih cepat daripada nanti. Apakah ini artinya Anda harus terburu-buru memperdebatkan pandangan politik dan agama Anda? Belum tentu. Namun, jika Anda melihat bahwa seseorang yang Anda kencani memiliki beberapa pendapat sendiri yang kuat dan jelas tidak sejalan dengan sistem nilai Anda, ada kemungkinan dalam jangka panjang sekalipun hubungan itu tidak akan berhasil.

Saat ini jika menjadi diri sendiri dalam sebuah kencan berarti menyertakan beberapa perilaku yang tidak diinginkan atau kasar bahkan sampai mempertanyakan perilaku Anda – Anda mungkin ingin menundanya untuk sementara waktu. Hanya karena Anda senang memakai celana yang telah dipakai berhari-hari atau pergi keluar rumah tanpa mandi, atau bahkan maruk saat makan malam, tidak berarti Anda juga dapat melakukannya saat sedang berkencan. Bahkan sebenarnya, kurangnya tata krama menunjukkan tingkat keseriusan dari tidak menghormati baik diri sendiri maupun seseorang yang Anda kencani. Pada saat yang sama, akan datang satu titik mengenai kemana arah hubungan Anda saat mereka melihat sisi lain dari Anda. Pasangan kencan Anda akan memutuskan apakah sisi kualitas Anda ternyata lebih kurang bernilai dibandingkan hasrat yang diinginkannya.

Manfaat yang didapatkan dengan menjadi diri sendiri saat kencan jelas sangat banyak. Salah satunya, Anda tidak perlu berpura-pura merasa baik mengenai diri Anda sendiri saat kencan. Bahkan jika kencan tidak berjalan dengan baik, adalah lebih baik daripada mengorbankan siapa diri Anda sendiri demi orang lain. Kedua, mengawali hubungan dengan kejujuran merupakan ide yang baik. Jika Anda memulainya dengan kepalsuan, orang yang Anda kencani akan terus bertanya-tanya apalagi yang Anda sembunyikan. Ini jelas bukan tujuan Anda berkencan jika Anda menginginkan hubungan jangka panjang. Manfaat lain, jika Anda sendiri bersikap lebih natural dan jujur, Anda akan merasa lebih nyaman. Anda akan menunjukkan diri Anda yang terbaik, daripada menghabiskan energi menjadi orang lain yang bukan Anda. Dan jika Anda berdua ternyata tidak cocok, atau bahkan tidak ingin melanjutkan pertemuan kencan lagi – paling tidak Anda tahu bahwa ini adalah diri Anda yang sebenarnya dan bukanlah Anda yang sedang berpura-pura. Dunia ini dipenuhi dengan miliaran orang sehingga dalam berkencan sangatlah normal jika Anda merasa tidak ‘nyambung’ dengannya.

Versi mudahnya seperti ini. Ketika Anda berkencan dengan seseorang, Anda ingin agar mereka mengenal Anda yang sebenarnya. Jika Anda bersembunyi di balik ‘penampilan’, mencoba menjadi seseorang yang bukan Anda untuk membuat pasangan kencan Anda terkesan dengan seolah-olah menjadi pasangan ideal bagi mereka – Anda sedang menipu diri Anda sendiri dan pasangan kencan Anda. Anda sedang membuang waktu dan energi Anda, dan beresiko merusak kepercayaan diri dan harga diri Anda dalam proses berjalannya kencan. Gugup merupakan satu hal, namun menutupi hal itu dengan berpura-pura merupakan hal lain. Menjadi diri sendiri saat berkencan bukan soal membuat seseorang terkesan, tapi mencoba merasakan dan mencari tahu apakah orang ini adalah seseorang yang bisa Anda lihat setiap hari dan menghabiskan hidup bersamanya selamanya. Anda harus dapat menjadi diri sendiri saat kencan dan masih tetap sopan, menarik, atraktif dan diinginkan. Jika tidak, Anda mungkin perlu menghabiskan waktu di kantor seorang konselor atau sekolah etika sebelum Anda melanjutkan kencan.

Bahkan, jika Anda memposting profil diri Anda sendiri dalam sebuah forum kencan online – meskipun hanya untuk bersenang-senang pada awalnya, berusahalah untuk sejujur mungkin. Anda tidak pernah tahu siapa yang akan Anda temui atau kemana hubungan ini akan membawa Anda.


Sumber : professorshouse.com/jawaban.com

Saya Suka Jadi Jomblo! Kamu?

TUHAN akan menjaga keluar masukmu, dari sekarang sampai selama-lamanya. – Mazmur 121:8

Torry Martin melakukan perjalanan ke seluruh Amerika menjadi pelawak Kristen di berbagai konferensi, kapal pesiar dan retreat. Ia juga menulis novel, kolom humor dan episode dari Adventures in Odyssey untuk Focus On The Family. Jika Anda mendengarkan salah satu karyanya “embracing life”, ia mengatakan, “Tidak ada keraguan dalam pikiran saya bahwa alasan saya masih lajang sampai hari ini adalah karena Tuhan ingin agar saya bebas untuk melayani,” ujarnya. “Saya benar-benar merasa terpanggil untuk tetap melajang, dan saya tidak mungkin menikmatinya dengan cara yang lain.”

Selain itu, ia melihat bahwa pelayanannya jauh lebih luas dari sekedar melawak dan menulis. “Saya senang menjadi lajang dan melakukan apapun yang Tuhan ingin untuk saya lakukan,” ujarnya. “Apakah itu hanya sekedar melakukan perjalanan untuk menemui teman saya, atau melakukan perjalanan misi yang singkat, atau hanya menghabiskan waktu berdoa syafaat bagi orang lain.” Dia melanjutkan dengan berkata, “Pelayanan terbesar saya adalah memiliki waktu untuk menjadi seorang teman yang baik bagi mereka yang ada di dalam kehidupan saya yang juga penting.”

Torry merujuk ke ayat di atas sebagai motivasi baginya untuk menikmati kehidupan saat ini. “Mengetahui bahwa mata Tuhan senantiasa tertuju kepada saya selamanya, apakah saya tetap melajang atau menikah, membawa kenyamanan yang besar kepada saya dan mendorong saya untuk menikmati apapun yang datang di dalam kehidupan saya.”

Dia juga memiliki beberapa saran yang bagus untuk para lajang. “Saya tidak berpikir bahwa Tuhan benar-benar sedang menunggu agar seseorang menikah sebelum ia dapat menggunakan segenap potensi mereka seutuhnya. Lihatlah Rasul paulus. Ia tidak menikah dan Tuhan memakainya di segala tempat. Bagaimana dengan Ibu Teresa? Apakah menurut Anda ada yang pernah mengatakan bahwa ia tidak menjalani kehidupan yang maksimal hanya karena ia belum menikah? Atau bagaimana dengan profesor di pulau Gilligan? Ia tidak menikah dan pria itu adalah seorang yang jenius!”

Torry jelas-jelas tidak takut untuk menggunakan bakat komedinya untuk menggambarkan hal-hal spiritual. Sesuatu yang dilakukannya dengan sangat baik.

Menggali lebih dalam ke dalam Mazmur 121:8

1. Buatlah daftar pelayanan yang telah diberikan Tuhan kepada Anda – termasuk pelayanan yang dapat Anda gunakan untuk mendukung dan mendorong keluarga dan rekan Anda.

2. Apakah Anda percaya bahwa Anda sanggup memiliki waktu, usaha dan doa ke dalam seluruh pelayanan Anda jika Anda telah menikah saat ini? Jelaskan.

3. Pernahkah Anda bersyukur kepada Tuhan untuk memberikan pelayanan yang ada saat ini kepada Anda? Jika belum, ambil waktu untuk melakukannya saat ini.

4. Apakah Mazmur 121:8 memberikan kenyamanan kepada Anda dan mendorong Anda untuk menikmati kehidupan saat ini sama seperti Torry?

5. Apakah Anda percaya bahwa Tuhan sedang menunggu Anda menikah sebelum IA akan memakai seluruh kapasitad Anda?

Dengan menjawab pertanyaan-pertanyaan tersebut, Anda akan semakin menyelami pentingnya peranan yang Anda jalani saat ini sebagai seorang lajang di dalam Tuhan.


Sumber : cbn.com/jawaban.com

Menyingkap Misteri Apa Yang Diinginkan Pria

Jika Anda telah beberapa kali menjalin hubungan dalam hidup Anda dan masih bingung dengan apa yang diinginkan pria, maka Anda mungkin lupa untuk menaikkan antena atau menghidupkan radar Anda.

Pria adalah misteri, meskipun pria seringkali mengeluhkan betapa wanita sangatlah misterius untuk dipahami, karena seringkali wanita mengatakan sesuatu ketika sebenarnya mereka menginginkan yang lain, dan bagaimana wanita begitu mengedepankan perasaan sehingga komunikasi seringkali menjadi sulit. Namun wanita – ketika sedang berada di antara kalangan mereka sendiri – juga percaya bahwa pria sama misteriusnya – kurang lebih demikian.

“Saya terus bertanya padanya akan warna teras yang sepertinya salah dan yang saya dapatkan hanyalah gumaman belaka. Apa maksudnya?”

“Di malam yang lain saya bertanya apada suami saya apa yang diinginkannya untuk makan malam dan ia berkata, ‘Apapun yang bisa segera kamu siapkan, sayang.’ Jadi saya sediakan fillet ikan dan salad mentimun. Lalu kemudian ia datang ke meja dan menggerutu, “Tidak bisakah kita mendapakan makanan yang lebih baik dari ini?’ Saya tidak tahu harus berbuat apa lagi. Ketika saya meminta pendapatnya, ia hanya menggumamkan beberapa kata. Saya benar-benar tidak mengerti apa yang diinginkannya.”

Kita cenderung membandingkan pria dengan novel misteri: akhir yang mengejutkan selalu datang belakangan, ketika Anda benar-benar tidak menduganya. Ketika Anda membalik halaman demi halaman, Anda merasakan nuansa misteri, tetapi Anda hanya memiliki gagasan yang kabur mengenai apa yang sebenarnya terjadi karena penulis telah begitu cerdik memanipulasi plot, menggunakan adegan demi adegan bermakna sebelum kebenaran terungkap. Kabut misteri mulai terungkap di halaman 999. Sebelum itu, persiapkan diri Anda untuk menikmati kisah maha panjang. Pria memang bagaikan plot kisah misteri. Para istri menyadari bahwa mereka tidak sepenuhnya mengenal siapa yang mereka nikahi, atau membuat para istri berkata, “Saya pikir saya tahu dirinya seperti membalik tanganku.” Namun jangan salah sangka. Tidak semua pria seperti itu, penuh dengan misteri.

Untuk Mengetahui Apa Yang Diinginkan Pria – Kenali Jiwa Mereka

Kedengarannya cukup sederhana bukan? Namun membaca jiwa merupakan seni yang belum diasah untuk kesempurnaan. Jiwa adalah esensi, inti dari keberadaan Anda. Dan ketika seseorang seringkali mengalami jalan memutar dalam hidupnya dan seringkali merasa kecewa, jiwanya menjadi kabur. Jadi dia sendiri tidak tahu pria seperti apa dirinya sebenarnya. Setelah melalui serangkaian peristiwa kehidupan yang sedih dan traumatis, cara pandangnya terhadap kenyataan menjadi berbeda  dengan Anda. Ketika dua orang menjalani level kehdupan yang berbeda, sangatlah sulit untuk mengetahui apa yang mereka inginkan.

Ketika Anda mecoba bertanya pada seorang remaja – yang sudah terjun dalam obat-obatan selama bertahun-tahun dan belum pernah mengenal kasih dan simpati – apa yang ia inginkan dari kehidupan? Cobalah mendapatkan jawaban langsung darinya!

Kembali pada apa yang diinginkan pria, hal ini akan membantu Anda untuk memahami beberapa asumsi mengenai sifat alami pria. Apa yang membuatnya bereaksi? Apa yang menjadi tombol penggeraknya?

Dr. John Gray yang menulis Mars and Venus on a Date (Harper Collins, 1997), mengatakan bahwa pria bagaikan obor sementara wanita seperti oven. Jika seorang wanita mengetahui hal ini secara naluriah, ia tidak akan terlalu frustrasi menghadapi pria. Dr. Grays mengatakan bahwa pria dapat sangat tertarik kepada seorang wanita, namun tiba-tiba kehilangan minat. Apakah karena mereka tidak mendapatkan apa yang mereka inginkan dari wanita sasaran mereka? Apakah obyek dari keinginan mereka runtuh setelah mereka mendapatkan Y padahal mereka mengharapkan X? Dr. Gray mengatakan, “Pria bagaikan obor yang dapat memanas dengan sangat cepat dan kemudian mati seketika. Sedangkan wanita bagaikan oven. Perlahan-lahan memanas dan perlahan-lahan mendinginkan diri.”

Dr. Gray menunjuk pada persoalan yang sebenarnya: “Seorang wanita berasumsi jika seorang pria tertarik secara fisik kepadanya, maka pria itu juga berminat menjalin hubungan dengannya.” Itu adalah dua hal yang berbeda. Pria bisa saja terpesona pada wanita yang menarik. Pria menyukai apa yang ia lihat dan mencari tahu seberapa jauh ia bisa terus melangkah, tapi bisa jadi ia tidak memikirkan ‘hubungan’ sama sekali. namun wanita memikirkan sebaliknya.

Jika Anda Mengetahui Alerginya – Setengah Misteri Telah Terpecahkan

Kita tidak bicara mengenai alergi makanan atau parfum. Kita sedang bicara mengenai hal yang tidak berwujud, hal-hal yang selalu mengganggunya saat menjalin suatu hubungan.

Salah satu yang kita kenal adalah pria alergi terhadap komitmen. Para wanita, jika Anda ingat aturan utamanya, Anda akan belajar untuk tidak terlalu cepat membicarakan komitmen dalam suatu hubungan. Hal itu harus datang dari dirinya. Dia harus bersedia dan siap mengubah status untuk menjalani kehidupan rumah tangga yang penuh dengan tanggung jawab. Cobalah batasi kebebasan masa kanak-kanak yang masih dibawanya hingga saat ini dan lihatlah apa yang terjadi. Ia akan berubah menjadi monster secara tiba-tiba karena Anda tidak menanggapi keinginannya dengan serius.

Dan ini alergi pria lainnya: pria tidak menginginkan badai, berkonfrontasi secara emosional. Pria akan melarikan diri jika Anda memiliki kebiasaan sering menangis. Lupakan akan pernyataan bahwa tangisan dapat membagkitkan naluri pelindung pria. Hal itu memang benar, namun akan menjadi kebal jika terjadi berulang kali.

Para wanita, dengarkanlah: berteriak-teriak dan mengoceh akan memicu keinginan pasangan Anda untuk lari dari Anda. Ketika Anda sedang merasa emosi, salah satu hal praktis yang baik adalah untuk tidak berdebat. Sebaliknya, katakanlah Anda akan mendiskusikan hal ini setelah Anda merasa lebh baik dan lebih tenang. Hal ini juga merupakan cara yang baik untuk menghindari Anda dari mengatakan hal-hal yang menyakitkan dan akan Anda sesali kemudian.

Apa Yang Pria Inginkan – 4 Tingkat Daya Tarik

Dr. Gray memberikan wawasan akan 4 tingkat daya tarik pria yang dapat membantu kita untuk menguraikan apa yang diinginkan pria. Menjadi akrab dengan psikologi pria akan menjadi petunjuk bagi kita bagaimana harus berperilaku dan mengajar kita bagaimana agar TIDAK membuat minatnya terhadap kita berkurang.

Tingkat Satu: Daya Tarik Fisik

Hal ini merupakan level terendah bagi seorang pia, tanpa memandang usia. Pria yang lebih muda akan memikirkan seorang wanita dalam hal fisik, sementara pria yang lebih tua, pria yang lebih dewasa juga akan tertarik pada seorang wanita dalam hal fisik, terutama jika mereka sedang dalam tahap pendekatan. Daya tarik fisik penting bagi pria. Wanita harus memahami bahwa ini merupakan tahap yang paling awal dari sebuah kencan. Mereka tidak harus berpikir bahwa langkah logis berikutnya bagi seorang pria adalah untuk mengajukan pernikahan.

Tingkat Dua: Daya Tarik Emosi

Dr. Gray mengatakan ketika seorang pria mulai merasakan keterikatan emosi, dia “akan merasa nyaman dan sayang terhadap seorang wanita bukan hanya karena ia merasa tertarik secara fisik, tetapi karena ia ingin menjadi lebih dekat karena memang dia suka kepadanya.”

Tingkat Tiga: Daya Tarik Mental

Daya tarik mental merupakan tingkatan dimana seorang pria mulai menyadari bahwa wanita yang ia kencani memiliki karakter yang layak untuk dicermati lebih dekat. Sang pria mulai menemukan ciri-ciri kepribadian yang belum pernah dilihat sebelumnya: kekuatan, kepercayaan diri, kemampuan menangani stres, dll. Hal ini juga merupakan tahap ketika pria mendeteksi tingkat kedewasaan sang wanita dan menghargainya.

Tingkat Empat: Daya Tarik Jiwa

Dr. Gray mengatakan bahwa pada tingkat ini, hati pria akan terbuka. Akhirnya! Cinta sedang dalam perjalanan, dan pria sedang berpikir, “Mungkn yang satu ini adalah orangnya.”

Pria Juga Menginginkan Ini...

Sebuah artikel dari koran Kanada melaporkan sebuah survei mengenai apa yang dicari pria dari wanita. Setelah pria berdamai dengan daya tarik fisik dan emosional, pria yang serius memikirkan seorang wanita akan menempatkan prioritas pada kesetiaan, bukan hanya sekedar pada penampilan dan otak.


Sumber : professorshouse.com/jawaban.com

12 Golden Rule Dalam Berkomunikasi Dengan Pasangan

Apakah Anda sedang menghadapi kencan pertama, meeting dengan rekan kerja, atau hanya sekedar gaul dengan teman-teman Anda, ikuti tips yang tak lekang oleh waktu ini untuk menjadi pembicara yang baik langsung dari Seni Percakapan.

1. Hindari detail yang tidak perlu

Jangan menyimpang dari inti pembicaraan. Misalnya saja, jika sesuatu yang tidak penting terjadi, jangan membuang waktu Anda untuk memperbaikinya.

2. Jangan menanyakan pertanyaan lain sebelum yang pertama dijawab

Jika Anda menanyakan keadaan anak-anak dari kenalan Anda, jangan melompati topik dengan menceritakan kesehatan keluarga Anda sebelum ia menjawab.

3. Jangan menyela saat orang lain sedang berbicara

Usahakanlah untuk membuat pembicaraan Anda secara singkat, berikan kesempatan kepada orang lain untuk berbicara dan jangan menyela.

4. Jangan menentang, terutama jika itu tidak penting

Anda tidak perlu memasukkan rincian ke dalam cerita seseorang. “Mereka yang bertentangan, seringkali menyatakan kembali masalah ini dengan cara lain.”

5. Jangan dominasi semua pembicaraan

Ajukan pertanyaan untuk mencari tahu kesamaan apa yang Anda berdua miliki.

6. Jangan selalu menjadi pahlawan dari cerita Anda meskipun setiap cerita harus memiliki pahlawan

Bangunlah kelebihan orang lain sebagaimana diri Anda sendiri.

7. Pilih topik yang sama-sama disukai

Tariklah minat orang keluar dan tidak menggantungkan percakapan pada topik politik saat momen itu seharusnya membicarakan kentang atau puisi.

8. Jadilah pendengar yang baik

Secara alami Anda akan menjadi seorang pendengar yang baik jika Anda mengikuti peraturan di atas.

9. Percakapan harus selaras dengan keadaan sekitar

Jangan “bicarakan keju saat bulan bisa menjadi topik yang lebih pas”. Dan juga, jangan bicara jika memang lebih tepat untuk diam.

10. Jangan membesar-besarkan

Tidak semuanya itu “yang terbaik”, “yang terburuk” atau “yang terlucu”.

11. Jangan salah mengutip

“Gunakan kutipan untuk kesempatan ini, jangan menjadikan kesempatan untuk dijadikan kutipan”.

12. Peliharalah kebijaksanaan

Jangan menjadi seorang yang tidak benar, tapi tidak berarti harus menyakiti perasaan mereka yang melakukan kesalahan. Jangan mengatakan seseorang terlihat kurang sehat, sakit atau lesu. Hal ini tidak akan membawa percakapan ke tingkat yang lebih jauh dan hanya membuat seseorang merasa tidak nyaman. Jangan juga mengisyaratkan hal itu dengan menanyakan apakah ia telah melalui malam yang panjang. Ingatlah bahwa diam adalah pilihan. “Ucapkan hal yang benar, atau jangan katakan apa-apa”.

Source : saidaonline/jawaban.com

Kencan Idiot

Komitmen bisa menjadi hal yang menakutkan. Setiap orang mengira mereka ngin berada di dalam sebuah hubungan yang serius, namun tanpa sadar mereka takut jika segala sesuatunya berjalan lancar daripada jika hubungan itu pada akhirnya berantakan karena pada dasarnya mereka takut untuk berkomitmen. Sebagai hasilnya, orang cenderung melakukan kencan idiot. Tidak berarti mereka yang melakukan kencan ini sulit untuk ditemui; mereka ada di mana-mana. Lihatlah sekeliling Anda.

Meskipun orang-orang bodoh ada di mana-mana, namun orang terus mencari mereka di tempat-tempat aneh. Sangat sulit untuk dimengerti bagaimana seseorang mencoba mencari pasangan di bar, namun hal ini terjadi setiap saat. Kenapa seseorang mencari ayah masa depan bagi anak-anaknya di tempat yang penuh dengan asap rokok dan mabuk minuman keras? Ada banyak pria berkualitas di luar sana. Carilah orang-orang yang berkualitas. Memang ada rumor yang mengatakan bahwa minum minuman keras membuat orang terlihat lebih menarik, namun rumor ini akan membuat persepsi Anda akan realita menjadi miring juga. Ditambah lagi mabuk bisa membawa Anda ke dalam banyak masalah dan hubungan Anda dengannya mungkin akan berakhir baik Anda menginginkannya atau tidak.

Banyak orang yang terlibat dengan cara membingungkan lainnya untuk bertemu dengan orang lain. Ada banyak sekali situs-situs kencan yang tersedia dan menemukan orang yang cocok berdasarkan kompatibilitas. Jika menurut Anda bahwa mengencani seseorang karena wana kesukaannya sama dengan Anda adalah suatu hal yang penting, maka Anda pun akan berpatokan ada hal itu untuk mendapatkan pasangan hidup. Anda mungkin juga membuang pikiran bahwa mereka mungkin berbohong mengenai diri mereka karena tidak seorangpun akan mencoba menggambarkan dirinya menjadi seorang yang sangat ideal, bukankah demikian? Tentu saja mereka semua berbohong... dan Anda juga.

Dengan semua penipuan yang terjadi di dalam dunia kencan, bagaimana Anda bisa tahu apakah seseorang itu idiot atau tidak? Ada beberapa tanda bahaya yang sebenarnya bisa menjadi indikasi awal bagi Anda. Pertama, jika seseorang menunjukkan ketertarikan kepada Anda di bar atau melalui situs kencan, hindarilah mereka. Dan sekarang kita akan memperjelas hal ini, ada beberapa hal lain yang bisa menjadi indikasi bagi Anda. Seseorang yang menunjukkan ketertarikan kepada Anda karena penampilan Anda daripada yang sebenarnya lebih penting yaitu “siapa Anda di dalam” memiliki motivasi yang salah. Jika seseorang lebih tertarik pada penampilan mereka sendiri daripada penampilan Anda maupun kepribadian Anda, maka mereka seharusnya mengencani diri mereka sendiri. Jika seseorang tidak memperhatikan penampilan mereka sama sekali, mereka mungkin bukanlah seorang yang idiot, namun mereka jelas-jelas adalah seorang yang jorok dan harus dihindari untuk alasan yang lain.

Beberapa idiot bersikap licin. Mereka tahu bagaimana caranya mengelabui seseorang untuk membuat mereka berpikir bahwa dirinya adalah seorang yang berkualitas dan memiliki integritas hanya untuk mendapatkan kencan pertama. Perhatikan bahwa ide ini tidak lahir dari dari imajinasi mereka melainkan hasil sebuah pembelajaran setelah mereka mengalami penolakan yang tak terhitung akibat perspektif orang lain. Orang-orang seperti ini adalah aktor dan Anda harus ekstra hati-hati menghadapi hal ini di tengah orang banyak. Jika Anda tertipu untuk bergaul dengan salah satu orang bodoh ini, selalu ada alasan klasik untuk mengabaikan kencan. Hubungi teman setiap kali Anda memiliki rencana kencan dengannya sehingga Anda bisa ‘meninggalkan kencan’ jika Anda membutuhkannya.

Jika Anda tidak cukup kreatif untuk melarikan diri dari kencan, maka Anda harus melalui kencan itu dengan sengsara. Idiot biasanya akan memaksa Anda untuk berpartisipasi dalam setiap hal yang mereka inginkan. Tidak ada idiot yang dapat memperlakukan wanita layaknya seorang putri.

Bagian terburuk dari orang idiot adalah mereka bisanya tidak menyadari apa yang mencegah mereka untuk menjadi seorang yang menarik dan bijaksana. Orang yang tidak memiliki kesadaran ini biasanya tidak menyadari kalau mereka telah ditolak dan terus mencoba untuk menelepon, mengirim email ataupun mengunjungi Anda tanpa henti setelah kencan pertama. Anda harus belajar bagaimana menyingkirkan orang seperti ini. Perlu dicatat bahwa hal inipun tidak mudah untuk dilakukan.

Tidak hanya pria, di luar sana juga ada wanita idiot. Mereka sedikit berbeda dari rekan-rekan pria mereka, tetapi mereka hanya kesepian dan mencari siapa saja yang bisa menemani mereka setiap saat. Wanita idiot biasanya bossy, nakal, dan memiliki pemikiran yang dangkal dan hanya menginginkan agar pria di sekitar mereka memperhatikan mereka dan menghabiskan uangnya untuk mereka. Bahkan jika mereka tidak menyukai Anda, mereka akan terus-menerus mencoba menghubungi Anda karena mereka terobsesi dengan Anda yang menyukai mereka. Wanita seperti ini tidak peduli akan Anda dan tak peduli secantik apa mereka atau apa yang mereka janjikan, Anda harus menghindari mereka apapun harganya. Jangan kuatir, ada banyak pria lain yang bersedia sujud kepada mereka jika Anda bijaksana menanggapi tipuan para wanita ini.

Kuatir bahwa mungkin Anda adalah seorang yang idiot? Cara terbaik untuk menghindari menjadi orang idiot adalah dengan menghindari kencan idiot. Miliki integritas, penegasan, kualitas, dan imajinasi. Jangan terosesi dengan penampilan Anda, tapi hindari juga untuk mengabaikan penampilan. Anda tidak harus terlihat sempurna, tapi usahakan untuk selalu menampilkan yang terbaik. Gunakan waktu Anda untuk mengembangkan kepribadian, minat dan lingkaran teman yang baik. Berhentilah untuk berusaha terlalu keras dan mencari dengan susah payah karena sebelum Anda menyadarinya, seorang yang sempurna akan menemukan Anda. Dan jika hal itu belum terjadi? Jangan takut karena saat itu pasti akan tiba.

Source : professorshouse.com/jawaban.com

Memahami Patah Hati dan Untuk Mengatasinya

Jadi, Anda telah dicampakkan. Dan ya, itu memang menyakitkan – terutama jika Anda merasa seharusnya hubungan itu dapat berjalan dengan baik. Banyak orang yang pada akhirnya merasa bingung dan menderita serta merasa kurang percaya diri karena selalu berpikir apakah ia telah melakukan sesuatu yang salah. Atau mungkin tidak cukup baik. Namun saat bicara tentang hubungan, hal itu membicarakan tentang dua orang. Inilah yang membuat hubungan menjadi lebih menyenangkan, tapi juga, mempertahankan suatu hubungan dan menemukan seseorang yang dapat mempertahankan hubungan itu secara bersama-sama sangatlah sulit.

Cobalah untuk memahami patah hati saat hubungan Anda berakhir, karena itu adalah fakta kehidupan. Saat Anda duduk menyeka air mata dan merasa kosong di dalam diri Anda akibat kehilangan seseorang dalam hidup Anda, sangatlah alami dan masuk akal untuk Anda merasakan semua itu. Lihatlah berapa banyak lagu dan film dari berbagai negara yang menggambarkan situasi persis seperti yang Anda alami dan Anda akan menyadari bahwa Anda tidak sendirian. Keluarga dan teman-teman terdekat akan memberikan pelukan dan menghujani Anda dengan perhatian dan berharap kehadiran mereka dapat membantu mengobati hati Anda yang terluka. Dan semua hal itu tidak berhasil mengobati patah hati Anda, namun sangatlah baik bagi Anda untuk mengetahui bahwa Anda dikasihi. Mereka semua akan mengatakan kepada Anda bahwa hal ini sudah seharusnya terjadi, bahwa yang terbaik bagi Anda akan datang dan saat itu semua tiba luka Anda akan sembuh. Tidak peduli seberapa benar perkataan itu, namun apa yang mereka katakan berbanding terbalik dengan apa yang Anda rasakan di dalam hati Anda.

Jadi apa yang harus Anda lakukan? Bagaimana Anda dapat menyembuhkan hati Anda? Adakah cara untuk membuat patah hati itu tidak terlalu terasa menyakitkan, baik itu pilihan Anda sendiri maupun bukan?

Setelah putus hubungan dengan seseorang, perasaan yang Anda rasakan adalah rasa kehilangan. Kehilangan yang Anda rasakan sama halnya dengan rasa kehilangan akan seseorang yang meninggal. Tentu saja, rasa kehilangannya tidak sebesar itu, tapi tetap saja Anda merasa kehilangan. Bagian dari kehilangan itu tidak hanya sekedar perasaan yang Anda rasakan, tapi juga perasaan akan masa depan seperti apa yang akan Anda hadapi tanpanya. Di tengah sebuah hubungan, banyak orang yang tak dapat melihat dirinya tanpa pasangannya dan secara umum menganggap bahwa masa depan hanya akan terwujud jika mereka berdua tetap bersama. Kehilangan gambaran masa depan itu menyakitkan dan hal itu juga berarti Anda harus menyesuaikan kembali visi Anda dan membuat rencana yang baru. Anda mungkin masih berharap bahwa putusnya hubungan antara Anda berdua merupakan sebuah kesalahan atau masih berharap agar mantan Anda kembali, mengubah keputusan yang telah dibuatnya – dan menyadari kehilangan yang sesunggunya dari keputusan itu. Akan ada kemarahan, kebencian, dan kesedihan mendalam yang tampaknya menjadi lingkaran setan tanpa akhir. Semua hal ini merupakan bagian dari proses berduka yang Anda alami. Sangat penting bagi Anda untuk menerima semua hal itu – untuk hanyut dalam kesedihan – sehingga Anda dapat memastikan bahwa memang Anda merasakan sakit, lebih baik daripada jika Anda mencoba mengabaikan atau menahan perasaan itu.

Langkah berikutnya adalah mencoba memahami putusnya hubungan dalam tingkat logika. Dengan melibatkan perasaan, hal ini mungkin berat untuk dilakukan. Berikut adalah beberapa tips untuk membuatnya menjadi lebih mudah. Pertama, akui bahwa putus dengan seseorang bukanlah akhir dari segalanya. Daripada fokus pada rasa kehilangan yang Anda rasakan – fokuslah pada hal positif apa yang Anda dapatkan dari hubungan itu. Bahkan jika hubungan itu sangatlah rumit, justru akan menjadi kesempatan yang sangat baik bagi Anda untuk belajar sesuatu dan melangkah maju. Hal ini merupakan suatu hal yang sangat penting bahwa Anda harus memastikan telah belajar sesuatu dari hubungan itu. Hal-hal yang tidak berhasil kita lakukan dalam hubungan terdahulu justru akan sangat membantu ketika Anda menghadapi hubungan di masa depan. Triknya adalah Anda bersedia untuk belajar dari hubungan yang telah Anda jalani dan melihat dimana Anda harus membuat PERUBAHAN, daripada mencoba mencari cara untuk menyalahkan orang lain.

Hal ini juga sangat berguna ketika mencoba untuk memahami patah hati, memberikan waktu kepada diri Anda untuk beristirahat! Hanya karena sebuah hubungan tidak berjalan dengan baik, tidak berarti Anda telah gagal dan ditakdirkan untuk sendiri. Hal itu juga tidak berarti Anda telah melakukan sesuatu yang salah. Berkencan seharusnya menjadi saat di mana Anda dapat menemukan seseorang yang benar-benar cocok dengan Anda. Tidak setiap orang yang Anda kencani berarti akan menjadi pasangan Anda selamanya. Pertemuan yang Anda alami selama Anda hidup justru merupakan saat untuk mempelajari hal yang baru. Anda juga dapat berpikir bahwa putusnya hubungan merupakan sebuah kesempatan. Tentu saja ada beberapa sifat dari mantan Anda yang benar-benar membuat Anda gila. Namun saat ini Anda telah bebas – dan Anda bebas untuk mendapatkan seseorang yang terbaik bagi Anda. Dimana hal ini justru dapat menjadi hal yang menyenangkan jika Anda memiliki pola pikir yang benar.

Para ahli kencan menyarankan bagi mereka yang telah dicampakkan untuk meluangkan waktu mengevaluasi hubungan secara rasional. Setelah Anda memiliki waktu untuk marah, berduka dan berusaha mengatasi rasa kehilangan – cobalah untuk bersikap obyektif mengenai apa yang terjadi. Kemungkinan Anda akan melihat adanya tanda-tanda sejak awal. Akan sangat berguna jika Anda menuliskan tanda-tanda itu, dan memisahkan antara pro dan kontra dari hubungan itu sehingga Anda dapat melihatnya secara obyektif. Anda akan sampai pada kesimpulan yang bukan hanya tentang ANDA, dan ada faktor lain dalam hubungan yang menjadikannya sebuah keputusan yang buruk. Mungkin Anda atau mantan Anda sedang melarikan diri dari hubungan yang lain. Mungkin Anda mengawali hubungan murni karena nafsu lalu kemudian tidak berkembang menjadi seperti yang Anda inginkan. Mungkin Anda berdua lebih cocok menjadi teman daripada kekasih. Mungkin salah satu pihak tidak siap untuk berkomitmen, dan sesungguhnya hal ini sangat membantu Anda ketika ia melepaskan Anda daripada menahan Anda untuk terus bersama dengannya.

Mencoba untuk memahami patah hati akan memforsir emosi Anda untuk sementara waktu. Namun, Anda harus mampu bangkit dalam waktu beberapa minggu sampai satu bulan. Hal ini tidak berarti Anda akan melupakan rasa sakit, tapi paling tidak Anda akan bergerak maju. Jika Anda menemukan diri Anda tidak sanggup untuk pulih, tak sanggup memikirkan hal lain selain mantan Anda, atau memiliki perasaan yang justru dapat menyakiti diri Anda sendiri, Anda harus meminta bantuan profesional.

Ingatlah bahwa setiap orang yang kita temui – baik dalam hubungan yang kita jalani maupun hubungan yang telah kita akhiri, memiliki sesuatu untuk mengajari kita. Percayalah bahwa nasib dan takdir benar-benar bekerja atas Anda dan teruslah mengucap syukur untuk apa yang Anda miliki dan terus berharap pada apa yang sedang Anda hadapi dalam jalan hidup Anda.

Source : professorshouse.com/jawaban.com

STOP!! Tipe Pria Yang Wajib Anda Hindari

Anda jomblo dan ingin segera punya pasangan? Jangan terburu-buru. Perdalam pengenalan Anda dengan pribadi calon pasangan Anda dan juga sifat-sifatnya. Sebelum jadi korban, kenali dulu tipe-tipe pria yang harus dihindari.

Temperamental

Emosi berlebihan adalah salah satu pemicu seseorang untuk bertindak kasar, baik dalam perkataan maupun perbuatan. Kalau masalah kecil saja sudah membuatnya marah besar, bahkan sampai kasar, itu berarti sudah berbahaya. Selain memaki, dia bisa saja melakukan tindakan yang akan menyakiti Anda.

Posesif

Ini itu dilarang? Kumpul sama teman tidak boleh, ke manapun harus seijin dia, aktivitas Anda harus dibawah pengawasannya? Berarti pria itu cenderung posesif. Pria posesif biasanya tidak suka hal yang tak sesuai harapannya. Cenderung mudah cemburu, termasuk dalam masalah waktu, misalnya waktu bersama teman atau keluarga. Menjalin hubungan dengan pria seperti ini akan emmbuat hidup Anda terkekang dan tidak bisa menghirup kebebasan.

Main Pukul

Sudah tidak diragukan lagi kalau dia adalah pria kasar. Kalau Anda selalu mendapat memar dan rasa sakit di tubuh, itu berarti dia sudah melakukan pelecehan fisik. Terlalu lama bersama pria seperti ini biasanya akan membuat Anda tidak percaya diri, tertutup, dan selalu ketakutan. Dan siapapun tidak pantas menerimanya. Kalau masih pacaran saja sudah seperti ini, apalagi kalau sudah menikah?

Suka Merendahkan

Selain “main tangan”, perilaku kasar juga bisa ditunjukkan dengan kata-kata. Biasanya pria seperti ini suka merendahkan pasangannya. Dan tanpa ragu ia akan melontarkannya di depan Anda dan bahkan semakin menjadi saat Anda berusaha membela diri. Anda harus waspada saat dia bahkan berani merendahkan Anda di depan umum.

Pendendam

Kesulitan mengatasi rasa marah bisa membuat seseorang menjadi pendendam. Kalau ia mengancam untuk menyakiti atau melakukan balas dendam atas perilaku Anda yang tak disukainya, waspadalah. Ini perlu ditanggapi secara serius untuk menghindari kejadian yang lebih buruk lagi.

Mencari pasangan berarti mencari teman hidup. Umumnya kita mencari teman hidup yang dapat membangun pribadi kita menjadi lebih baik, yang dapat melindungi, menjaga kita. Bukan hanya menjadi pasangan namun juga menjadi sahabat serta saudara dan membuat kita senantiasa merasa aman dan nyaman. Dalam mencari pasangan, jangan lupa minta campur tangan Tuhan. Biar Tuhan memberikan pasangan yang terbik bagi hidup kita.

Sumber : kompas/jawaban.com

5 jurus Jitu Membuat Pria Jatuh Cinta

Apa yang membuat seorang pria jatuh cinta?

1. Melakukan Kegiatan Bersama

Bagi wanita, hal alami untuk mengajak teman wanita mereka berbelanja bersama, ber-spa ria, olahraga bersama, dan hal lainnya yang dapat Anda sebutkan satu per satu. Namun ikatan berdasarkan aktivitas tidak boleh hanya ditujukan kepada wanita saja. Pria suka mengoceh saat ia mengejar seorang wanita, dan sementara ia tidak suka melakukan manicurepedicure (sama halnya dengan Anda yang tidak suka menonton basket seharian), ada banyak pilihan aktivitas lain yang dapat Anda lakukan. maupun

Menjadi teman gym tidaklah dianjurkan (karena pada akhirnya Anda terpaksa harus melakukannya dengan lebih sering). Atau jika Anda biasanya makan keluar pada Sabtu malam, cobalah menggali buku resep dan mencoba resep-resep aneh yang menantang. Apakah hasilnya akan menjadi hebat atau justru aneh sehingga Anda pun pada akhirnya harus memesan makanan dari luar. Namun dengan bekerja bersama pasangan Anda membangun semangat tim, Anda akan meningkatkan kesamaan yang ada di antara kalian dan mengalami ikatan yang lebih dalam.

2. Hiburlah Dia

Para wanita biasanya bersusah payah untuk membuat teman mereka merasa hebat dengan diri mereka sendiri, menghujani teman mereka dengan ego penguat seperti, “Kamu tampak luar biasa. Warna ini memang cocok sekali untuk kamu” atau “Tentu saja kamu sebaiknya membalas email pria itu – dia akan sangat beruntung jika mendapatkanmu!”. Dan sementara kita memikirkan dunia pria yang kita kencani dan bahkan membual tentang dirinya kepada teman-teman maupun anggota keluarga kita, mengatakan hal-hal manis seperti itu seringkali justru kita abaikan.

Mungkin hal ini disebabkan kita menganggap pria memiliki ego yang sukar ditembus – namun yang sebenarnya adalah, mereka bisa sama rentannya dengan teman-teman wanita Anda dan mereka akan menghargai pujian yang Anda lontarkan kepada mereka baik saat ini maupun di waktu yang akan datang. Jadi, jika ia baru saja dipromosikan di tempat kerjanya, buatlah makan malam spesial dan katakan padanya kenapa ia pantas mendapatkan perlakuan istimewa ini. Atau cobalah dengan pujian spontan seperti, “Kamu terlihat sangat tampan dengan kemeja itu – indahnya warna matamu jadi terlihat dengan sangat jelas.” Jangan kaget jika tiba-tiba ia akan semakin sering berada di sekitar Anda.

3. Biarkan Ia Menjadi Dirinya Sendiri

Kebanyakan wanita kesulitan untuk mencintai pria dengan apa adanya. Kita ingin mengubah gaya rambut mereka, pakaian mereka, pekerjaan mereka, dan terkadang teman mereka pun harus seperti yang kita inginkan. Dengan teman-teman kita sendiri, seringkali kita lebih bisa untuk menerima perbedaan; Kita bisa bangga saat kita gagap tekhnologi atau menjadi budak fashion yang justru menjadi bagian dari rasa percaya diri kita sebagai wanita. Daripada merajuk akan kurangnya kehadiran dirinya disekitar Anda, sebaiknya Anda fokus pada percakapan lucu yang Anda miliki. Memang benar kebanyakan pria melakukan hal-hal yang akan membuat wanita illfeel tapi itulah mereka apa adanya. Jadi kenapa Anda tidak terlibat di dalamnya dan menikmati hal itu?

4. Katakan Padanya Apa Yang Anda Pikirkan

Kita tidak mengharapkan teman terbaik kita selalu tahu apa yang kita pikirkan. bahkan, kita benar-benar menikmati saat bertukar pikiran, harapan dan ketakutan – sangat menyenangkan! Lalu kenapa kita begitu kecewa ketika pacar kita tidak menunjukkan ketertarikannya untuk mengetahui isi pikiran kita? Kita semua telah melakukan kesalahan ketika kita menyembunyikan ide romantis seperti, “Kalau saja ia memahami saya, ia akan tahu persis kemana harus membawa saya untuk makan malam romantis di hari Valentine” atau “Jika ia benar-benar memperhatikan, dia akan tahu kalau saya benar-benar panik dengan virus di komputer ini dan membutuhkan bantuannya sekarang”. Tapi percayalah, Anda akan menyelamatkan diri Anda sendiri dari kekecewaan dengan mengatakan apa yang sebenarnya sedang Anda pikirkan. lagipula, dua kepala jauh lebih baik daripada satu. Jadi hanya karena Anda memutuskan ‘dia’-lah orangnya, jangan pergi ke orangtua Anda dan menambah prasangka dalam hubungan komunikasi Anda.

5. Berikan Ruang Padanya

Terkadang teman wanita kita akan disibukkan di tempat kerjanya dan tidak membalas email maupun telepon kita. Apakah kita marah karena hal itu? Tidak ada yang serius. Tapi untuk beberapa alasan, aturan itu berubah ketika ditujukan pada pria: mereka harus selalu menjawab panggilan telepon kita, dan menjadi ofensif ketika ia menginginkan jalan bersama teman-temannya.

Tapi ingatlah, mencapai keseimbangan antara waktu ‘saya’ dan ‘kita’ akan membuat Anda berdua menghabiskan waktu bersama dengan lebih baik. Anda tidak dapat melarang teman Anda untuk melakukan suatu hal dengan orang lain, jadi kenapa Anda tidak dapat memberlakukan hal yang sama kepada pacar Anda? Sementara Anda bebas menghabiskan waktu bersama dengan teman-teman wanita Anda untuk menjelajahi ‘dunia wanita’, dan iapun melakukan hal yang sama sehingga Anda berdua justru merasa senang dan ketika tiba waktunya untuk kembali menghabiskan waktu bersama, akan terasa lebih bahagia.

Sumber : saidaonline/jawaban.com

7 Cara Memancing Keluar Potensi Terbaik Si Dia

Jika Anda berhubungan dengan seseorang yang selalu berpikiran negatif, sangat sulit bagi orang seperti ini untuk mendapatkan apa yang seharusnya mampu ia peroleh. Tak peduli seberapa pesimis sepertinya pasangan Anda, Anda dapat tetap membantunya untuk memancing keluar kualitas dan kemampuan terbaik yang dimiliki pasangan Anda. Berikut adalah 7 cara yang dapat Anda lakukan untuk memancing keluar potensi terbaik pasangan Anda.

1. Katakan Kepadanya Betapa Hebat Dirinya Di Mata Anda

Pemujaan seringkali lebih membawa hasil daripada sekedar kekaguman. Orang senang untuk dikagumi, tapi mereka lebih suka untuk dipuja. Mengucapkan kata “Aku mencintaimu” cenderung menjadi sebuah kebiasaan yang mudah. Kata-kata ini tentu saja masih bisa berarti banyak, namun perkataan yang sering diucapkan seperti ini bisa menjadi begitu biasa sehingga terkadang tidak lagi memberikan getaran hangat kepada pasangan Anda seperti dulu. Tambahkan kalimat pemujaan di dalamnya yang mengungkapkan apa yang Anda rasakan. Gambarkan dengan sederhana sehingga pasangan Anda menyadari betapa spesialnya dirinya di mata Anda.

2. Tunjukkan Penghormatan

Setiap orang berhak untuk dihormati. Sikap menghormati termasuk: mendengarkan dengan penuh perhatian, memberikan pertolongan ketika dibutuhkan, memberi kebebasan secara pribadi, dan memperkatakan kebenaran setiap saat. Ada banyak cara untuk menunjukkan rasa hormat. Jika pasangan Anda merasa bahwa Anda menghormati dirinya, maka pendapat Anda pun akan lebih dihargai olehnya.

3. Kagumi Setiap Pencapaian

Perhatikan setiap pencapaian karena pencapaian terkecil sekalipun dapat meningkatkan kepercayaan diri pasangan Anda. Semakin besar kepercayaan diri yang dimiliki seseorang, lebih mungkin bagi orang ini untuk berhasil menyelesaikan tugas-tugasnya di masa mendatang. Bahkan jika Anda merasa bahwa pasangan Anda sendiri tidak menganggapnya sebagai sebuah keberhasilan, buatlah ia menghargai apa yang telah dicapainya saat ini. Bisa jadi sedikit kekaguman dari Anda akan membuatnya merasa ia dapat melakukan apa saja yang diinginkannya untuk mencapai kesuksesan.

4. Jangan Menggerutu

Seseorang yang sering menggerutu cenderung menimbulkan suasana negatif di sekitar diri mereka maupun orang-orang yang mereka kasihi. Terus-menerus mengingatkan pasangan Anda untuk membayar hutang, mengomentari pasangan Anda yang tidak suka berolahraga, atau menunjuk setiap kesalahan kecil yang dilakukan pasangan Anda merupakan tanda-tanda dari orang yang suka menggerutu. Sebagai pasangan Anda seharusnya bersifat positif dan menolong orang yang Anda kasihi untuk mencapai hal-hal yang besar, dan bukannya menyudutkan pasangan Anda dengan komentar-komentar yang selalu terlontar dari mulut Anda. Membuat pasangan Anda memikirkan setiap komentar negatif yang keluar dari mulut Anda tidak akan membantunya untuk mengeluarkan potensi yang dimilikinya secara maksimal. Singkirkanlah kecenderungan yang mengganggu ini.

5. Tawarkah Dukungan Sebanyak Yang Anda Bisa

Menjadi seorang pasangan yang selalu memberikan dukungan lebih menolong daripada yang bisa Anda bayangkan. Bahkan jika situasi sedang tidak berjalan dengan baik, sepanjang Anda terus memberikan dukungan kepada pasangan Anda maka keinginan untuk mencoba lagi tidak akan pernah pudar dari dirinya. Beberapa kali dalam hidup ini saya juga mengalami kegagalan. Pasangan saya selalu hadir di samping saya memberikan dukungan dan menyadarkan saya bahwa saya masih memiliki kemampuan untuk mencoba lagi meskipun tantangan yang lebih besar harus saya hadapi untuk mencapai kesuksesan.

6. Bersenang-Senanglah!

Tawa cenderung memperkuat sebuah hubungan. Tertawa dan bersenang-senang bersama merupakan cara yang bagus untuk bersantai. Anda dapat memancing keluar potensi terbaik dari pasangan Anda dengan meringankan ketegangan yang mungkin sedang dirasakannya. Humor membantu banyak orang untuk lebih fokus pada hal-hal yang penting dan meninggalkan hal-hal yang bukan merupakan prioritas utama agar tidak mengganggu mereka.

7. Membantu Merealisasikan Potensi Yang Sebenarnya

Beberapa orang tidak menyadari seberapa besar potensi yang tersimpan di dalam diri mereka. Yakinkan pasangan Anda bahwa kemampuan untuk melakukan segala sesuatu itu sudah ada di dalam dirinya, tinggal diambil dan dikembangkan dengan keberanian untuk mengambil sebuah langkah maju. Jika Anda tidak dapat melakukannya sendiri, mintalah beberapa teman dekat untuk membantu Anda. Berharap banyaklah pada pasangan Anda – dengan alasan yang tepat – dan pasangan Anda akan memiliki kesempatan jauh lebih besar untuk memanfaatkan potensi terbaik yang tersimpan di dalam dirinya.

Sumber : allwomenstalk/jawaban.com

Nafsu Atau Cinta ? Inilah Cara Untuk Mengenalinya

Apa yang terjadi jika api cinta menjalar ke bara api? Apakah ini nafsu sesaat yang memberi jalan bagi cinta? Apakah elemen sisa dari nafsu? Apakah kita merasa puas atau kosong setelah sesi bercinta yang dipenuhi dengan gairah birahi?

Apakah kita menemukan diri kita bertanya, “Hanya itu saja?” atau “Seharusnya lebih dari hanya sekedar saling bertatapan.” Atau seharusnya lebih dari hanya sekedar “daging ketemu daging”.

Mana yang pertama kali datang? Cinta atau nafsu? Apakah kedua perasaan ini berbaur dan saling menyelaraskan pada akhirnya, atau apakah kedua perasaan ini merupakan dua sentimen yang terpisah?

Sekali lagi, sebagaimana yang dikatakan oleh para psikolog, hal itu tergantung dari mereka yang saling mencintai atau siapa yang bernafsu terhadap siapa. Seorang wanita cantik yang mempesona dengan bibir sensasional seperti Angelina Jolie seringkali menjadi obyek nafsu. Saya memiliki teman yang bernafsu kepada tokoh James Bond dan bersumpah mereka akan melemparkan diri kepadanya jika diberi kesempatan.

Terdapat perbedaan mendasar antara nafsu dan cinta, dan Anda harus benar-benar menyadari apakah itu nyata atau hanya sekedar iseng:

Nafsu adalah keinginan fisik yang harus dipuaskan. Saat dipuaskan, seseorang merasa rileks atau kosong; Cinta, di sisi lain adalah sebuah perasaan yang gigih dan kuat yang dirasakan kepada orang lain. Nafsu pada akhirnya akan berlalu, tapi cinta stabil.

Nafsu dibarengi hal lain seperti keserakahan, kecemburuan dan rasa memiliki yang tinggi (posesif); Cinta bersifat terbuka, tidak egois dan aman.

Nafsu membuat Anda merasa puas tapi dengan cara yang berlebihan seperti membayangkan melakukannya lagi di masa mendatang – dan belum tentu dengan orang yang sama; Cinta merupakan perasaan yang sangat kuat yang membuat Anda ingin menghabiskan sisa hidup Anda hanya dengan orang yang sama.

Nafsu dapat menyebabkan persahabatan goyah; Cinta mengarah pada pernikahan, komitmen sekali seumur hidup.

Nafsu hanya mengenal satu dimensi – dimensi seksual; Cinta bermulti dimensi – dimensi fisik, mental, psikologis, spiritual dan emosional.

Seks dalam bentuk apapun yang dilakukan di luar pernikahan mengarah pada nafsu. Nafsu saat berhubungan seks mengabaikan pasangannya, murni hanya untuk seks; sementara Cinta saat berhubungan seks lebih disengaja, lebih serius dan lebih fokus pada pasangan (ini berarti Anda ingin agar pasangan Anda juga merasa puas baik secara fisik maupun emosional).

Nafsu Atau Cinta – Bagaimana Mengenalinya?

Manifestasi dari keduanya sama tetapi memiliki makna yang berbeda: nafsu bersifat dangkal sedangkan cinta lebih dalam.

Situasi umum yang biasanya dihadapi adalah wanita cenderung bingung antara nafsu dan cinta, sementara pria tahu perbedaan antara apa yang fisik dan yang lebih dari itu. Tanyakan saja pada seorang pria, “Anda terlihat begitu tertarik kepadanya, apakah Anda berdua akan segera menikah?” Jika ia menjawab, “Siapa yang membicarakan pernikahan?”, maka Anda akan tahu bahwa ketertarikannya hanyalah coklat berlapis nafsu, dan bukan cinta.

Bagaimana dengan Anda, apakah hubungan Anda didasarkan pada keinginan fisik atau mengarah ke altar? Jika Anda telah melakukan terlalu banyak dan tidak membicarakan pernikahan, mungkin sudah saatnya Anda meninjau kembali hubungan yang Anda jalani.

Masa depan Anda ditentukan oleh apa yang Anda jalani hari ini. Jika hubungan Anda belum melewati titik didih, inilah saatnya untuk mendidihkan hubungan dan mengalami pemurnian agar apa yang buruk dapat dibakar dan mati secara alami. Manusia hidup bukan dari roti saja – atau dari seks saja.

Apakah saya sedang menjalani cinta atau nafsu? Anda akan memahami hal itu secara pribadi. Tapi jangan ambil keputusan terlalu lama sebelum hal itu justru menyakiti dan menghancurkan hidup Anda.

Sumber : professorshouse.com/jawaban.com

Merindukan Datangnya Cinta Abadi ? Pastikanlah 7 Hal Ini !

Pakar relationship menggaris-bawahi tujuh area kecocokan untuk dipertimbangkan saat menjalin hubungan dengan seseorang dan hendak memutuskan untuk melangkah ke jenjang yang lebih serius:

1. Penampilan Fisik

Meskipun penampilan fisik dan daya tarik telah membuat dua orang saling tertarik pada awalnya, namun aspek-aspek ini akan mempengaruhi sisa hidup mereka. Jika berolahraga dan selalu tampil fit merupakan hal yang penting bagi Anda, hal ini dapat menjadi masalah jika pasangan Anda tidak terlalu memikirkan kesehatan atau bahkan tidak suka berolahraga sama sekali.

2. Kedewasaan Emosional

Apakah kekasih Anda secara emosional telah matang dan terpusat pada masa depan atau masih menyeret-nyeret bagasi sampah dari masa lalunya? Bagaimana hubungan kekasih Anda dengan teman-teman dan keluarganya? Apakah ia didukung secara emosional atau memiliki masalah dengan pengendalian diri? Apakah pasangan Anda menyadari masalah yang dihadapinya dan tertarik untuk memperbaiki hal itu?

3. Pilihan Gaya Hidup

Hal ini termasuk karir dan kehidupan sosial, kepentingan bersama, aktivitas di waktu luang dan tingkat energi. Apakah ia lebih memilih untuk bergabung dengan liga bowling atau mengikuti simfoni metropolitan yang glamour? Apakah ia memiliki banyak energi untuk beraktifitas dengan teman-temannya atau lebih suka beristirahat dan bersantai di rumah?

4. Kompatibilitas Finansial

Finansial menjadi topik panas bagi sebagian besar pasangan. Hal ini termasuk tingkat pendapatan, tujuan tabungan dan cara pandang bagaimana menangani uang. Bagaimana masing-masing Anda ingin menghabiskan, menyimpan dan menginvestasikan uang? Apakah salah satu pasangan tipe pemboros sementara yang lainnya suka menghemat? Apakah salah satu pasangan bertanggung-jawab secara finansial sementara yang lainnya memanjakan anak dan menciptakan tagihan di sana-sini?

5. Struktur Nilai

Area ini seringkali diabaikan tetapi sebenarnya memiliki dampak yang luar biasa pada hidup Anda. Area ini mencakup nilai-nilai yang besar: kejujuran, integritas, loyalitas, cara pandang akan keluarga dan anak-anak, agama dan spiritualitas, tujuan hidup dan bagaimana memperlakukan serta mempedulikan orang lain. Apakah pasangan Anda selalu menepati janji yang dibuatnya? Apakah Anda dapat mengatakan bahwa ia dapat dipercaya? Apakah Anda berdua akan selalu saling mendukung dalam keadaan susah?

6. Pernikahan Dan Keintiman

Setiap orang tidak memiliki pandangan yang sama mengenai pernikahan. Yang menjadi pertanyaan besar adalah: Apa yang Anda dan pasangan Anda harapkan dari pernikahan? Apakah ia mencari jodoh? Apakah Anda berdua menginginkan keintiman yang lebih dekat melebihi aspek fisik, termasuk dalam persahabatan dan komunikasi pribadi satu sama lain?

7. Inteligensia

Memiliki tingkat pendidikan yang sama meningkatkan peluang Anda untuk memiliki kecocokan dalam pengalaman sosial dan sekolah, kepentingan intelektual dan tujuan karir. Topik apa yang Anda dan pasangan suka perbincangkan? Percakapan yang terbatas pada olahraga atau belanja mungkin akan membosankan bagi seseorang yang suka merenungkan filosofi atau berkoar-koar tentang bisnis.

Meskipun Anda tidak harus sama persis di setiap area, lihatlah gambaran besarnya dan pastikan Anda cukup cocok di area-area yang penting dalam hidup Anda untuk meningkatkan peluang Anda menemukan sebuah cinta yang tak berjarak.

Sumber : saidaonline/jawaban.com

Oops, Pacarku Lebih Tua Umurnya, Bolehkah ?

Jika Anda memiliki kecenderungan tak terbantahkan untuk berkencan dengan wanita yang lebih tua – karena Anda melakukannya secara konsisten dan Anda tidak pernah berkencan dengan seseorang yang seumuran dengan Anda – maka bisa jadi Anda adalah seorang yang:
Memiliki kenyamanan dengan wanita yang lebih tua yang tidak pernah Anda rasakan dengan wanita yang seusia dengan Anda.
Wanita yang lebih tua tidak mengintimidasi Anda sebagaimana wanita seusia Anda yang Anda kenal.
Dana pensiun dari wanita yang lebih tua merupakan kompensasi yang lebih dari cukup dari hanya sekedar keriput dan trisepnya yang menggantung.
Anda memiliki kekaguman rahasia terhadap ibu Anda sendiri.
Anda menyukai pengalaman dan kebijaksanaan dari wanita yang lebih tua.
Anda mencintainya dan usianya tidak ada hubungannya dengan karakternya yang unik, sakit penyakit maupun kebutuhan akan keamanan finansial di pihak Anda. Anda hanya mencintainya.

Jika salah satu dari empat alasan teratas menggambarkan Anda – jujurlah saat ini – Anda sebaiknya memiliki sesi dengan terapis perilaku. Namun jika Anda tetap bertahan karena alasan kelima dan keenam, maka kami hanya bisa berkata, “Bertahanlah anak muda!”

Berkencan Dengan Wanita Yang Lebih Tua Bukanlah Kejahatan Sosial

Berkencan dengan seorang wanita yang lebih tua tidak memerlukan evaluasi psikologis maupun izin polisi. Tindakan itu sendiri tidaklah salah, namun alasan di balik tindakan itu bisa saja salah, terutama jika termasuk dalam empat alasan teratas. Jika wanita yang lebih muda berkencan dan menikahi pria yang lebih tua merupakan suatu hal yang normal tanpa kecuali, maka tidak ada alasan jika hal yang sebaliknya pun dapat terjadi – sama normalnya dan sama mudahnya dengan kasus yang lain. Pria yang menyukai wanita yang lebih tua tidak seharusnya mendapatkan hukuman sosial secara halus.

Jadi ceritanya, seorang wanita yang lebih tua membuat Anda benar-benar nyaman di hadapannya. Usia dan pengalamannya membuat percakapan yang terjadi di antara Anda berdua begitu mengasyikkan. Anda benar-benar terpesona dengan apa yang ia tahu, apa yang ia lakukan dalam hidupnya dan kemana saja ia telah melanglang buana. Ia tidak membicarakan hal-hal yang tidak berbobot, tidak melakukan hal-hal bodoh yang membuat orang meringis kepadanya. Semua prestasi itu sepertinya telah menyatu dengan dirinya, ia begitu menguasai hidupnya, dan sanggup membuat Anda tersipu-sipu.

Wanita yang lebih tua biasanya lebih bertanggung-jawab dan mapan. Dan terkadang hal itu membuat Anda tersenyum simpul saat teman-teman Anda mengeluh bagaimana mereka pada akhirnya harus berhutang karena pasangan mereka terus membuat tagihan saat berkencan. Wanita muda biasanya menyimpan uang saku mereka untuk memenuhi kebutuhan hidup pendukung – seperti make up, facial, waxing kaki, cat kuku mencolok dan lain sebagainya. Berulangkali Anda memberitahu teman Anda bahwa berkencan dengan wanita yang lebih tua itu berbeda, namun mereka hanya melihat Anda seperti ‘orang gila’.

Sebagai perbandingan, teman wanita Anda yang lebih tua biasanya tampak menonjol. Ia tidak hanya aman secara finansial tapi juga memiliki emosional IQ yang tinggi. Ia tidak membuat Anda bosan dengan pertanyaan seperti, “Apakah saya terlalu gemuk dengan gaun ini?” atau “Apakah menurutmu saya harus mencukur kaki saya sekarang?” Tidak, ia telah melewati semua pertanyaan itu. Meskipun Anda memberikan jawaban jujur kepadanya, ia tidak akan peduli. Ia mungkin lupa telah bertanya. Bahkan, bisa saja ia membandingkan diri Anda dengan anaknya – ups – tapi tak mengapa. Ia memiliki kualitas yang dapat menggairahkan Anda tanpa akhir.

Mengencani seorang wanita yang lebih tua karena Anda diam-diam jatuh cinta dengan ibu Anda berarti hal itu masih mengalir kuat di nadi Anda dimana Anda belum banyak bertumbuh dalam beberapa tahun terakhir. Jika Anda mengakui pada pasangan Anda bahwa dirinya mengingatkan Anda akan sosok ibu, ia akan mencari orang lain yang benar-benar tertarik pada wanita yang lebih tua. Jika mereka matang secara emosional, mereka tidak ingin dipandang sebagai sosok ibu – percayalah untuk yang satu ini. Mereka ingin dipandang menarik secara fisik. Bahkan di akhir usia 40-an atau 50-an mereka. Tanpa diragukan lagi banyak dari mereka yang masih memegang mantera itu. Tongkat sihir mereka lebih bersinar dan lebih efisien daripada yang diayunkan oleh para wanita muda.

Seorang pria mengungkapkan pernyataan ini pada suatu kesempatan di dunia maya: “Para wanita senang untuk merasa dihargai, diinginkan, lebih hidup, dan ketika Anda adalah seorang wanita yang lebih tua, tak seorangpun yang lebih baik yang dapat memenuhi kebutuhan itu daripada seorang pria yang lebih muda beberapa tahun.”

Banyak pria muda yang diketahui benar-benar jatuh cinta kepada wanita yang lebih tua. Dan mereka dapat menyesuaikan diri dengan baik dalam hal itu. Mereka tidak menunjukkan jejak teori akan cinta terpendam kepada sosok ibu, tidak pula tertarik pada keamanan finansial. Dan para pria ini juga tidak peduli jika selulit bermunculan atau rambut hitam legam yang telah berubah menjadi abu-abu. Pria muda yang benar-benar jatuh cinta pada wanita yang lebih tua benar-benar buta terhadap gejala menopause dari para wanita ini, dan ketidak-mampuan mereka dalam berbagai kesempatan (Saya ingin menghabiskan malam minggu di pondok saja – sendirian.”) dan ketidak-pedulian mereka untuk menggoda pria. Apakah Anda yakin TIDAK banyak dari mereka yang masih merasa cemburuan? Beberapa dari mereka bahkan akan mendorong Anda untuk bergaul dengan teman-teman wanita sebaya Anda.

Jika hukum tarik-menarik begitu mendikte Anda untuk tertarik pada wanita yang lebih tua, mungkin bijaksana untuk memperhatikan beberapa hal ‘basi’ berikut ini:
Usia hanyalah sekedar angka. Jika ia lebih tua 10, 15 atau 20 tahun dan Anda merasa sedikit terganggu dengan hal itu, lebih baik Anda berhubungan dengan wanita yang seumur. Jauhi wanita yang lebih tua. Mungkin akan ada kesenjangan generasi, namun hal ini tidak terlalu menjadi masalah pada hari-hari ini. Saat Anda bercakap-cakap, perhatikan bagaimana respon Anda pada perkataannya. Wanita yang lebih tua telah berkembang secara canggih dan mereka akan cepat bosan jika Anda tidak dapat mengikuti percakapan mereka.


Wanita yang lebih tua tampil dengan percaya diri dan bersikap lebih tenang baik dalam pikiran maupun perbuatan. Namun beberapa dari mereka akan memperlihatkan rasa tidak aman karena persaingan yang ditawarkan oleh wanita yang lebih muda, wanita yang lebih montok dan berisi. Mereka akan sangat berterima kasih jika Anda mengatakan kepadanya bagaimana fantastisnya penampilan mereka dan bagaimana cocoknya gaun itu di tubuhnya. Bermurah hatilah dengan pujian tapi pastikan Anda melakukan hal itu dengan tulus.


Kencan-kencan awal mungkin terasa berat, karena ada kebutuhan dari Anda berdua untuk menyesuaikan diri satu sama lain. Anda perlu merasa harus bersikap lebih dewasa dari yang seharusnya; ia mungkin juga mencoba untuk bersikap sedikit belum matang untuk menyesuaikan diri dengan Anda. Ia mungkin akan menyadari adanya perbedaan usia tapi jika hal itu tidak menjadi masalah baginya, maka hal itupun seharusnya tidak menjadi masalah bagi Anda. Nikmati kebersamaan Anda, tapi poleslah ketrampilan berbicara Anda (kami tetap menekankan hal ini) karena Anda tidak ingin ia mulai berpikir bahwa Anda tidak pandai bersosialisasi. Jangan menganggap bahwa usia dan kurangnya pengalaman menjadi jurang pemisah di dalam hubungan Anda.


Wanita yang lebih tua biasanya memiliki hubungan dan pernikahan di masa lalu. Jangan tanyakan masa lalu dari hubungan yang pernah dijalaninya jika ia cenderung tidak ingin membahas mengenai hal itu. Lagiupula, Anda hanya akan mengingatkannya kepada kepahitan dan kekecewaan yang pernah ia rasakan. Alasan ia setuju untuk berkencan dengan Anda adalah ia ingin beristirahat dari bayangan masa lalu dan siap melanjutkan perjalanan romantis lainnya yang bisa jadi mengarah pada suatu hubungan yang saling memuaskan.

Perlu diingat bahwa meskipun seorang wanita yang lebih tua tidak terlalu banyak menuntut sebagaimana wanita yang lebih muda saat masuk pada area kebiasaan dan kesopanan, tumbuhkan sifat kesopanan itu dalam diri Anda. Banyak wanita terpesona dengan pria yang sopan dan lemah lembut.

Berkencan dengan seorang wanita yang lebih tua, seperti yang kami katakan, bukanlah sebuah kejahatan sosial. Anda memiliki hak yang sama untuk berkencan dengan seseorang yang menarik di mata Anda. Anda mungkin perlu memberikan banyak penjelasan kepada keluarga maupun teman sebaya, dan mungkin harus melalui beberapa rasa janggal di bulan-bulan awal, namun semua hal itu akan terselesaikan dalam waktu singkat.

Sumber : professorshouse.com/jawaban.com

Komitmen Yang Jauh Melebihi Janji Pernikahan

Komitmen jauh lebih rumit dari hanya sekedar cinta. Anda bisa saja sangat mencintai seseorang namun tak dapat berkomitmen dengannya. Dalam perkembangan zaman saat ini, komitmen sepertinya telah menjadi bahan lelucon semata. Tak peduli apa kata orang, banyak orang yang kehilangan hati bagi pasangan mereka.

Isu komitmen adalah masalah sosial. Satu-satunya cara untuk memiliki hubungan yang sehat adalah kedua belah pihak harus memiliki komitmen yang setara dan ketika keseimbangan ini hilang, hubungan pun akan menderita. Bayangkan gambaran saat sepasang kekasih berjalan bergandengan tangan di pantai. Dalam sebuah hubungan yang sehat, sepasang kekasih itu akan berjalan beriringan atau mungkin saling bersandar untuk saling membisikkan kata-kata manis. Dalam hubungan yang tidak sehat, saat satu pihak bersandar, yang lain menghindar dan demikian sebaliknya. Selalu ada ketidak-seimbangan dan semua dorongan serta sandaran ini justru menyebabkan perselisihan, ketidak-bahagiaan dan hubungan pun berakhir.

Ketika Anda mencintai seseorang, memberikan komitmen Anda sepenuhnya kepada dirinya merupakan hadiah terbaik yang dapat Anda berikan. Komitmen adalah sesuatu yang tidak boleh diterima dengan sembaranagn dan memiliki kepuasan serta kuasa yang menakjubkan. Akhir dari suatu komitmen dalam pernikahan adalah ‘sampai maut memisahkan’ – dan seringkali hal itu menimbulkan ketakutan, keraguan dan kecemasan bagi kedua belah pihak untuk alasan yang baik.

Namun komitmen sejatinya melebihi sumpah pernikahan. Jika kita bicara mengenai komitmen, kita juga bicara mengenai mereka yang menikah demi pesta pernikahan, bukan hanya pernikahan itu sendiri atau menghabiskan sisa hidup Anda dengan orang lain. Jika Anda tidak dapat membayangkan diri Anda dengan ‘dia’ selama sisa hidup Anda, lalu apa yang Anda lakukan dengan berjalan di altar? Jika Anda kuatir akan kehilangan kebebasan atau Anda memiliki prioritas lain dalam hidup, mungkin belum saatnya bagi Anda untuk mengkomitmenkan diri Anda kepada seseorang.

Ketakutan untuk berkomitmen seringkali merupakan bentuk lain dari ketakutan akan pengkhianatan. Bagi mereka yang mengalami pengkhianatan di masa lalu, baik dalam hubungan percintaan, dalam persahabatan atau oleh orangtua, pengkhianatan seringkali menjadi motivasi yang kuat untuk tidak menyerahkan hati pada seseorang dan bertahan untuk tetap sendiri. Selain itu, saat mereka akhirnya menyerah dan mencoba memulai hubungan dengan seseorang, pendekatan yang dilakukan dalam hubungan tersebut biasanya tidak seimbang dan tidak sehat. Mereka terlalu bersikap posesif terhadap pasangannya atau tetap mencoba tenang dan menyendiri – dan akhirnya pasangannya pun menjadi tidak bahagia.

Mari kita kembali pada gambaran pasangan yang berjalan di tepi pantai. Sebut saja mereka bernama Steve dan Jennifer agar lebih mudah. Mereka berjalan beriringan, saling berpegangan tangan dan tampak jelas bahagia menikmati kebersamaan satu sama lain. Lalu Steve menyandarkan dirinya ke Jennifer sambil memeluk Jennifer dan direspon, Jennifer menyandarkan dirinya kepada Steve mencari tahu apa yang diinginkan Steve. Jennifer semakin menyandarkan dirinya kepada Steve, dan Steve mulai mundur perlahan. Tak ada seorangpun yang suka dipaksa.

Sekarang apa yang akan terjadi jika Jennifer berhenti bersandar ke Steve dan langsung berdiri tegak? Steve akan berhenti bersandar dan ikut mengangkat badannya sejajar dengan Jennifer karena Jennifer tak lagi bersandar padanya. Steve akan mengatakan kepada Jennifer apa yang mengganggunya. Mereka membicarakan masalah yang ada, dan secepat munculnya, hubungan itu pun kembali membaik dan menjadi sehat.

Mendorong, memaksa, curiga dan manipulasi bukanlah bagian dari mengkomitmenkan diri pada seseorang.

Sebuah hubungan yang sehat, seimbang dan berkomitmen  merupakan salah satu hal yang paling berharga yang pernah Anda alami. Menghabiskan hidup dengan seseorang yang Anda cintai dan juga mecintai Anda dengan segenap hati merupakan suatu hal yang benar-benar Anda inginkan di dalam kehidupan.

Sumber : professorshouse.com/jawaban.com

Kekuatan Sebuah Pujian Yang Mengubah Dunia

Layanilah seorang akan yang lain, sesuai dengan karunia yang telah diperoleh tiap-tiap orang sebagai pengurus yang baik dari kasih karunia Allah. Jika ada orang yang berbicara, baiklah ia berbicara sebagai orang yang menyampaikan firman Allah; jika ada orang yang melayani, baiklah ia melakukannya dengan kekuatan yang dianugerahkan Allah, supaya Allah dimuliakan dalam segala sesuatu karena Yesus Kristus. Ialah yang empunya kemuliaan dan kuasa sampai selama-lamanya! Amin.
1 Petrus 4:10-11

Banyak orang yang merasa lelah. Lelah karena mendengar orang-orang yang marah, depresi dan cemas. Lelah karena mengkuatirkan iklim ekonomi saat ini. Jadi, Cameron Brown dan Brett Westcott pun memutuskan untuk melakukan sesuatu yang berbeda yang dapat membawa sedikit cahaya dan kegembiraan kepada lingkungan mereka – Purdue University.

Mereka menjadi The Compliment Guys (pria yang suka melontarkan pujian).

Orang-orang pun memanggil mereka dengan sebutan itu. Setiap hari Rabu pukul 12.30 sampai 14.30, Cameron dan Brett memberikan “Pujian Gratis” mereka dekat jalan utama di luar gedung kimia. Hujan, salju, panas terik – apapun cuacanya, kedua pria ini pantang menyerah. Selama dua jam di setiap hari Rabu itu, mereka memberikan pujian kepada setiap orang yang lewat.

Kedua pria ini berusaha memberikan pujian secara pribadi dan spesifik. “Saya suka mantel merah Anda,” ujar Westcott pada seorang wanita yang sedang mendengarkan iPodnya. Wanita itu berbalik dan tersenyum, dan Brown pun melanjutkan pujian itu dengan mengatakan, “Senyuman yang sangat manis.”

Tiga orang wanita meninggalkan laboratorium biologi dan berjalan ke arah mereka. “Saya suka rambut ikal Anda. Senyuman yang indah. Saya suka kacamata Anda,” ujar kedua pria ini sambil menunjuk pada masing-masing wanita.

Pada Rabu yang lain, mereka meminta sang profesor untuk menikmati kopinya, mengucapkan terima kasih kepada tukang kebun atas kerja keras mereka dan mendorong seseorang untuk memakan apel yang bergizi.

Meskipun kebanyakan orang akan bereaksi secara positif, namun tak jarang kedua pria ini juga diabaikan atau mendapat tatapan yang buruk, bahkan gerakan yang cabul. Mereka dituduh melakukan hal itu untuk menarik perhatian gadis-gadis (mereka berdua sudah memiliki pacar). Beberapa orang berpikir mereka sedang melakukan eksperimen psikologi. Namun Brett Westcott mengatakan alasan mereka untuk mlakukan hal itu sangatlah sederhana, atau bahkan mungkin sangat canggih. “Secara keseluruhan, kami hanya ingin membuat hari-hari yang dilewati orang lain menjadi sangat memuaskan. Tidak cukup banyak orang yang masih melakukan hal-hal yang baik saat ini.”

Saya tidak tahu bagaimana dengan Anda tapi menurut saya kedua pria ini telah melakukan sesuatu. Kita berada di dalam suatu budaya yang tidak menanggapi dengan serius akan kuasa dari kata-kata. Bayangkan saja berapa banyak kata-kata yang kita lontarkan setiap hari. Saat kita berbicara, menulis email, dan SMS setiap hari. Kemanapun kita memandang, terdapat kata-kata: rambu lalu litas, layar iklan, buku, daftar menu, papan iklan, stiker mobil. Kemanapun kita pergi, orang-orang sedang berbicara: telepon seluler yang menempel di telinga saat mereka berjalan kaki, bluetooth yang menempel di telinga saat orang berkendara, saat meeting dan di warung kopi, di sekolah, gereja, kantor, bar dan restoran, saat makan malam bersama keluarga. Begitu banyak kata yang terlontar setiap saat. Hanya sedikit yang terlihat sedang berpikir tanpa berkata-kata.

Namun seringkali perkataan itu digunakan secara ceroboh, baik antara suami istri, orangtua dan anak, siswa dan guru, antara teman, rekan sekerja, sesama anggota gereja dan banyak lainnya. Bagaimana dengan kata-kata kotor yang terlontar saat orang sedang kesal? Bagaimana dengan kata-kata yang meremehkan baik tentang seks, keluarga bahkan Tuhan dengan melontarkan kata-kata yang tidak berguna? Atau bagaimana dengan kata-kata yang kita gunakan untuk menyakiti, memanipulasi, meremehkan dan mengontrol orang lain?

Setidaknya, kita dapat mencoba berbuat lebih baik bukan? Terlalu banyak perkataan sia-sia yabng terlontar tanpa dipikirkan terlebih dahulu.

Tak heran ada suatu ajaran yang mengajarkan pengikutnya untuk berpuasa dalam keheningan. Ketika Anda mendisiplinkan diri untuk tidak berkata-kata sama sekali, Anda akan mendapatkan pemahaman yang lebih baik akan nilai dari kata-kata. Sama halnya dengan orang yang berpuasa makan akan mengerti nilai dari makanan. Mungkin sebagai orang Kristen kita perlu berpikir untuk melakukan aksi diam untuk memahami nilai dan kuasa dari kata-kata itu sebenarnya.

Atau cara yang lebih baik adalah, mari kita mendisiplinkan diri kita untuk menggunakan kata-kata dengan lebih hati-hati. Dalam hal inilah saya melihat The Compliment Guys telah melakukannya dengan tepat. Mereka membuat pilihan menggunakan kata-kata untuk “memuaskan hari orang lain”. Mereka mendisiplinkan diri mereka paling tidak selama dua jam setiap hari Rabu untuk berbicara secara positif, memuji dan mendorong orang lain. Saya menduga kebiasaan dua jam setiap hari Rabu itu terbawa juga dalam banyak situasi ketika mereka sedang ‘tidak bertugas’.

“Jika ada orang yang berbicara,” tulis Petrus, “baiklah ia berbicara sebagai orang yang menyampaikan firman Allah.” Saya sangat suka bagaimana Petrus menulis tentang hal ini. Petrus, seorang pria yang dikenal suka ceplas-ceplos. Seorang pria yang bersumpah tidak akan meninggalkan Tuhan Yesus, lalu kemudian bersumpah dengan berapi-api bahwa ia tidak mengenal Yesus. Petrus telah belajar selama periode itu dan setelah ia menjadi negarawan senior dari gereja, ia telah belajar betapa pentingnya nilai dari setiap perkataan yang keluar dari mulutnya. Petrus mulai menghagai kata-kata, dan memperhatikan dengan sungguh-sungguh setiap perkataan yang keluar dari mulutnya sebagai karunia dari Tuhan. Petrus mengerti bahwa perkataan setia dari umat Tuhan merupakan salah satu cara dari banyak cara dimana rahmat Tuhan mengambil bentuk di dunia ini. Jadi Petrus ingin agar gereja Tuhan menggunakan kata-kata dengan serius. Petrus meminta jemaat untuk berhati-hati dalam memikirkan apa yang mereka katakan, untuk mempertimbangkan apakah pantas kata-kata itu keluar dari mulut mereka atau dari tulisan tangan mereka yang sebenarnya menjadi kendaraan Tuhan untuk membagikan kasih karunia Tuhan. “Jika Anda mengatakan sesuatu, pastikan bahwa hal itu bukanlah sesuatu yang takkan pernah keluar dari mulut Tuhan sendiri.”

Setidaknya kita dapat berbuat lebih baik bukan? Mungkin tidak akan berhasil jika Anda memberikan ‘Pujian Gratis’ dengan berdiri di tempat kerja maupun sekolah. Namun ada cara lain untuk memberkati orang lain lewat perkataan Anda daripada melontarkan pujian pada setiap orang yang berjalan melewati Anda. Anda bisa menyemangati orang lain yang sedang mengalami hari yang buruk. Anda dapat bersikap lembut dan perhatian ketika harus mengoreksi anak atau karyawan. Anda dapat mengatakan “I love you” lebih sering, dan mengurangi kebiasaan untuk menunjuk kesalahan orang lain. Kita dapat memperkatakan kebeharan dengan penuh kasih kepada mereka yang sedang keluar jalur. Kita dapat menceritakan kisah tentang Yesus sedikit lebih sering. Jauhi fitnah dan gosip. Kita dapat memilih untuk menggunakan kata-kata untuk meredakan kemarahan dan bukan untuk membangkitkannya. Kita bisa bersikap tenang dan memberikan kesempatan kepada orang lain untuk berbicara, karena untuk itulah Tuhan memanggil kita. Dan kita dapat memilih menggunakan kata-kata untuk memberkati orang lain daripada memuaskan diri kita sendiri dan mendapatkan apa yang kita inginklan.

Anda bisa mencobanya saat ini. Anda tak akan pernah tahu arti dari pujian sampai Anda melakukannya pada orang yang tepat yang membutuhkan pengakuan dan penghargaan dari orang lain. Keluarkan kata-kata pujian dari mulut Anda di mana saja, kapan saja, kepada siapa saja.

Sumber : heartlight.org/jawaban.com

5 Hal Yang Diperlukan Setiap Pernikahan

Jadi di manakah kesalahan saya? Bagaimana bisa saya menjadi putus asa seperti ini? Saya tergelincir justru karena saya mencari kebahagiaan bukan sukacita. Ada perbedaan besar antara kebahagiaan dan sukacita. Kebahagiaan dalam hidup adalah fana, tergantung keadaan. Sukacita dapat terus kita rasakan bahkan di tengah pencobaan. Hal ini terutama berlaku di dalam pernikahan. Ketika pasangan suami istri menemukan sukacita, mereka bebas untuk menikmati sukacita pernikahan yang memang dirancang oleh Tuhan. Dan mereka dimampukan untuk menanggung semua beban kehidupan yang dilemparkan kepada mereka.

Meskipun saya terlibat di dalam pelayanan dan sangat dihormati, namun saya gagal karena saya tidak tahu sumber kebahagiaan. Ditambah lagi, pernikahan saya menghadapi pergumulan sebagai hasilnya. Saya percaya saya telah melanggar lima prinsip hidup. Kelima prinsip ini dibutuhkan oleh setiap orang di dalam kehidupan (tidak hanya untuk mereka yang sudah menikah), tetapi kita cenderung mencarinya di tempat yang salah. Namun ketika kita memiliki kelima hal ini, kita dapat mengalami sukacita yang tak terlukiskan setiap hari.

  1. Memahami Bahwa Kita Membutuhkan Sumber Energi Untuk Mengisi Ulang Baterai Spiritual Dan Emosional. Saya selalu menemui teman-teman dan pekerjaan untuk mendapatkan energi. Segala sesuatu yang membuat hidup saya berarti berasal dari teman dan pekerjaan saya. Ketika saya bersama mereka, saya merasa berarti. Ketika saya sedang bekerja merencanakan sebuah event, saya merasa penting. Pada beberapa kesempatan ketika saya tidak mendapatkan apa yang saya butuhkan dari kantor, saya akan mencari istri saya, Norma, untuk membuat saya bersemangat. Tapi ia sibuk dengan ketiga anak kami sehingga seringkali harapaan saya tidak terpenuhi. Saya tidak menyadari bahwa baik pekerjaan maupun mereka yang berarti dalam hidup saya tidak akan dapat memenuhi kebutuhan terdalam saya yang seharusnya datang dari sumber yang lain, yaitu Tuhan sendiri.
  2. Seseorang Dengan Siapa Kita dapat Mencurahkan Isi hati Dan Membicarakan Apa Saja Setiap Saat. Secara alami Anda mungkin akan berpikir bahwa istri saya adalah orangnya, dan Norma memang sudah mencoba membantu. Tapi saya tahu dia telah menyatakan keprihatiannnya atas pekerjaan yang telah saya jalani saat ini sehingga saya tidak dapat benar-benar terbuka kepadanya. Dan masalahnya saya hanya memiliki satu orang sahabat yang benar-benar dekat seperti Bill sehingga ketika terjadi sesuatu di dalam persahabatan kami, saya tidak memiliki orang lain untuk berpaling. Apa yang tidak saya ketahui adalah saya memiliki teman dekat seperti Bill. Dia sedang menunggu saya untuk terbuka kepada-Nya, tapi saya membutuhkan waktu lama untuk menyadari hal ini.
  3. Memahami Emosi Yang Seringkali Berteriak bahwa Kita Sedang Berada Di Dalam Masalah. Saya tidak tahu saat itu, namun ada beberapa indikasi saya berada dalam kesulitan. Kemarahan saya kepada Bill dan pelayanan yang saya jalani merupakan beberapa dari masalah besar yang saya hadapi. Ketakutan saya akan masa depan menjadi masalah lainnya. Kesepian seharusnya menjadi sebuah petunjuk bahwa saya berharap terlalu banyak kepada Bill. Depresi telah menjadi tanda peringatan yang besar bagaimana kehidupan sedang tidak bekerja sama dengan harapan saya. Tapi saya tidak memahami emosi saya dan saya jauh lebih menderita dari yang seharusnya.
  4. Perlu Untuk Memahami Arti Bertahan Dari Ujian . Alkitab berisi janji – meskipun hal ini merupakan salah satu yang tidak benar-benar ingin kita klaim – bahwa setiap kita dapat bertahan dari pencobaan. Ujian merupakan bagian tak terhindarkan dari kehidupan. Tapi saya benar-benar tidak siap untuk traunma ini. Norma juga tidak dapat membantu saya, karena percobaan yang saya alami telah menyebabkan krisis dalam hidupnya. Tidak ada cara lain selain Norma dan saya berusaha untuk memahami situasinya bersama-sama. Saat ini saya bisa melihat ke belakang dan mengatakan kepada Anda bahwa krisis ini merupakan salah satu hal terbaik yang terjadi pada Norma dan saya. Saya tidak akan pernah mau untuk mengalami hal itu lagi, tapi saya juga tidak mau menukar perjalanan berharga yang saya dapatkan dari hal itu. Sukacita yang saya dan Norma temukan merupakan hasil langsung dari krisis yang saya alami.
  5. Memiliki Misi Bersama Dengan Pasangan Yang Melebihi Misi Pribadi, Sesuatu Yang Bisa Diupayakan Bersama. Norma memang bukan merupakan bagian dari pekerjaan saya sehingga dalam berbagai segmen kehidupan, bekerja tetap berbeda dari keluarga. Tapi dengan membiarkan Norma di luar hidup saya dalam hal pekerjaan, saya kehilangan sesuatu yang sangat bernilai. Untungnya hari ini, Norma dan saya telah menggabungkan talenta yang kami miliki – dan kami adalah rekan satu tim. Anda dapat melihat saya berkhotbah di tengah orang banyak dalam sebuah konferensi, tapi percayalah pada saya, tanpa dukungan darinya, tidak akan ada konferensi. Sukacita yang kami dapatkan dengan bekerja sebagai sebuah tim sungguh luar biasa, meskipun tidak selalu berjalan dengan mulus.

Sumber : Dr. Greg Smalley - cbn.com/jawaban.com

Hanya Teman Tidur atau Teman Hidup ?

Saya menerima panggilan telepon baru-baru ini dari seorang pria dan kedengarannya dia sedang berada di dalam kesulitan yang besar. James menceritakan bagaimana ia membutuhkan pertolongan. James merasa hancur karena pernikahan yang telah dibinanya selama puluhan tahun berada di ambang kehancuran.

“Ceritakan apa yang terjadi,” ujar saya.

Terdengar helaan nafas panjang di telepon.

“Saya tidak tahu harus mulai dari mana,” ujar James. “Yang saya tahu sekarang saya berumur 48 tahun dan saya telah menikahi Sandy selama 28 tahun; tapi saya merasa sengsara.”

“Kenapa bisa begitu?” tanya saya.

“Karena pernikahan saya begitu datar,” jawabnya. “Tidak ada warna, tidak ada musik, tidak ada kegembiraan. Begitu polos dan datar”

“Saya turut prihatin,” ujar saya, sambil mendengar desahan nafasnya yang dalam. “Tapi saya tidak terlalu mengerti dengan apa yang Anda katakan. Bisakah Anda menceritakan lebih banyak?”

“Saya dan istri tinggal di dunia yang terpisah dalam sebagian besar pernikahan kami. Dia sangat sibuk dalam karir dan telah menjadi ibu yang fantastis bagi dua orang anak perempuan kami. Saya mengelola bisnis saya sendiri. Kami bisa mengabaikan masalah yang ada di antara kami selama anak-anak ada di sekeliling kami. Lalu kemudian mereka kuliah di luar kota dan saya terjebak dalam pernikahan tanpa cinta.”

“Ceritakan tentang pernikahan Anda,” ujar saya.

“Yah,” ujarnya dengan suara perlahan. “Saya mencintai Sandy, tetapi kami memiliki begitu sedikit kesamaan. Dia selalu sibuk dengan kegiatannya, bekerja, aktif di gereja, dan menjalankan event olahraga bagi kaum wanita. Saya sendiri sedikit gila kerja, dan saya mencintai pekerjaan saya. Itulah satu-satunya cara yang dapat membantu saya mengatasi kurangnya kasih sayang dalam pernikahan maupun tidak adanya tanda-tanda cinta di antara kami. Kami masih bersama karena itulah hal benar yang harus dilakukan. Tapi harus saya akui kalau pikiran saya melayang ke wanita lain.”

“Saya jadi penasaran, apa yang istri Anda pikirkan tentang pernikahan ini? Apakah dia pernah mendekati Anda dengan keinginan untuk memperbaiki keadaan yang ada?” tanya saya.

“Itulah yang aneh dalam situasi kami,” ujarnya. “Kami berdua sama-sama mengabaikan kalau kami sedang berada di dalam masalah. Sandy pernah mencoba mendekati saya beberapa kali selama bertahun-tahun, tapi secara umum diapun pandai berpura-pura seolah-olah kami tidak memiliki masalah seperti yang saya lakukan.”

“Jadi, mengapa panggilan minta tolong itu baru dilakukan sekarang?” tanya saya.

“Sandy cemburu pada seorang wanita yang bekerja dengan saya. Wanita itu pernah menelepon Sandy untuk membicarakan urusan bisnis. Sandy pikir sesuatu terjadi di antara kami.”

“Apakah memang terjadi sesuatu?” tanya saya.

“Ya dan tidak,” jawabnya. “Saya tidak akan pernah mengkhianati istri saya, tapi saya memang senang untuk berbicara dengan wanita ini. Saya ingin tahu apa yang akan terjadi jika saya bersamanya. Saya pikir sudah waktunya untuk mencari tahu apakah Sandy dan saya tidak lebih dari sekedar teman tidur sekamar.”

“Kedengarannya seperti sebuah panggilan peringatan,” ujar saya.

James dan saya melanjutkan pembicaraan kami mengenai pernikahannya. Ia menceritakan bagaimana ia merasakan penyimpangan emosional dan terjadi selama bertahun-tahun, namun menyangkal akan parahnya masalah yang ada. Dia membuat alasan akan kurangnya liburan di antara mereka, kurangnya sentuhan dan terbatasnya hubungan fisik di antara mereka. James hanya mengatakan kepada dirinya sendiri bahwa keadaan akan menjadi lebih baik suatu hari nanti, tapi saat itu tidak pernah datang. Saat ini, dengan kecemburuan istrinya dan ketertarikan yang dimilikinya kepada wanita lain, keduanya siap untuk menghadapi bahaya yang menghadang pernikahan mereka.

James bertanya masih adakah harapan bagi pernikahannya, sedangkan dirinya meragukan ketertarikannya terhadap Sandy bisa dibangkitkan kembali. Saya membagikan kepadanya apa yang saya bagikan kepada banyak pasangan lainnya yang menghadapi kondisi yang sama.

Anda harus jujur dengan diri Anda sendiri mengenai kondisi sebenarnya dari pernikahan Anda. Jika Anda tidak menghadapi kebenaran akan bahaya yang sedang mengintai, Anda tidak akan mengambil tindakan untuk mengubah keadaan. Penyimpangan emosional pasti akan mengakibatkan bencana. Ketika Anda menghadapi krisis itu, Anda telah mengambil langkah pertama untuk memulihkan pernikahan Anda.

Anda harus bersiap untuk perubahan. Setiap perubahan memiliki harga yang harus dibayar – ketegangan, ketidak-nyamanan, dan mempelajari keahlian yang baru. Kita harus mengakhiri apa yang kita lakukan untuk memulai suatu cara yang baru. Kita harus melepaskan pola interaksi yang lama dan mempersiapkan pola perilaku yang baru.

Anda tidak dapat menemukan jalan keluar dari masalah ini sendirian. Mengingat parahnya penolakan yang ada, Anda tidak mungkin dapat memperbaiki masalah Anda tanpa bantuan seorang ahli. Temukan psikolog maupun konselor pernikahan yang terbaik. Temukan seseorang yang bisa Anda percaya dan izinkan mereka masuk dalam hidup Anda. Bertahanlan dalam proses perubahan ini meskipun keadaan mungkin akan menjadi sulit.

Sebuah perubahan kecil tidaklah cukup. Aspirin tidaklah cukup untuk memperbaiki masalah-masalah dalam pernikahan. Perbaikan kecil di sana sini dalam pernikahan Anda tidak akan memberikan hasil yang Anda butuhkan. Anda memerlukan perubahan signifikan yang akan membawa hasil yang signifikan juga.

Percaya pada diri Anda, pasangan Anda dan pernikahan Anda. Tuhan menciptakan pernikahan untuk menjadi luar biasa. Anda tidak harus puas dengan teman tidur ketika Anda bisa mendapatkan teman hidup. Anda harus membayangkan hubungan yang penuh kegembiraan dan merencanakan hal itu. Ciptakan kebahagiaan itu. Kelola kebahagiaan itu. Harapkan kebahagiaan itu.

Melakukan pekerjaan. Bicaralah secara langsung dengan pasangan Anda, dan ambil tanggung jawab bersama untuk merevitalisasi pernikahan Anda. Ciptakan lingkungan dimana Anda dapat berkomunikasi secara teratur dan mudah untuk menyatakan pendapat dengan pasangan Anda. Luangkan waktu untuk bermimpi bersama. Mulailah perjalanan baru di mana Anda dapat saling menemukan satu sama lain seolah-olah untuk pertama kalinya. Lakukan perjalanan bersama, bermain dan bersenang-senang, membaca buku, mencari teman baru, perkaya dunia Anda, dan temukan kembali warna dalam hidup Anda.

Daripada mencari teman hidup, jadilah teman hidup bagi pasangan Anda. Satu orang benar-benar dapat mengubah sebuah pernikahan. Tunjukkan teladan dan pasangan Anda mungkin akan mengikuti. Sering-seringlah menyemangati pasangan Anda. Anda tidak perlu mencari-cari di luar pernikahan untuk menemukan teman hidup, ia sedang duduk di seberang meja Anda.

Sumber : Dr. David Hawkins - cbn.com/jawaban.com