Translate

English French German Spain Italian Dutch Russian Portuguese Japanese Korean Arabic Chinese Simplified

Sebab Dia adalah Tuhan kekuatanku, bersama-Nya ku takkan goyah

Tips Membangun Hubungan Dengan Anak Adopsi

Mengadopsi seorang anak ke dalam keluarga merupakan salah satu momen yang paling menyenangkan dalam kehidupan setiap keluarga. Pastikan agar pengenalan anggota keluarga baru dari keluarga Anda dapat menjadi pengalaman indah yang positif baik bagi anak angkat Anda maupun anak kandung yang telah Anda miliki.

Memiliki ikatan dengan anak adopsi merupakan langkah penting untuk menjadi sebuah keluarga, terutama bila anak yang diadopsi masuk ke dalam sebuah keluarga yang telah memiliki anak biologis. Anda mungkin bersemangat menyambut anak baru Anda dengan menyambar anak adopsi ke dalam pelukan dan memintanya untuk bergabung ke dalam keluarga, namun kesalahan besar yang dapat Anda lakukan adalah dengan melakukan segala hal itu dengan terburu-buru.

Menurut Dr. Scott Hatlzman, MD dari Brown University, “Memperkenalkan anak-anak kepada seorang anak adopsi bukanlah satu langkah kejadian, namun proses yang melalui serangkaian fase.”

Perubahan bisa menjadi sulit bagi semua orang, namun anak-anak dapat menjadi tangguh dengan dukungan yang tepat. Berikut adalah beberapa hal yang dapat Anda lakukan untuk memastikan bahwa proses ini merupkaan suatu hal yang positif ketika mendorong anak-anak biologis dan anak adopsi Anda memiliki hubungan dan saling terikat sebagai saudara.

1. Persiapan Waktu

Saat mengadopsi anak, pendekatan “Surprise!” kepada anak-anak biologis Anda bukanlah pilihan terbaik. Persiapkan anak biologis Anda untuk kedatangan tambahan anggota keluarga baru dengan membacakan buku-buku mengenai adopsi kepadanya, tekankan pentingnya anak biologis Anda dalam proses ini, dan selebihnya untuk membantu mengurangi kemungkinan timbulnya kebencian akibat perubahan besar dalam keluarga.

2. Waktu Bermain

Untuk membantu membangun hubungan emosional antara anak kandung dengan anak adopsi, biarkan mereka menghabiskan waktu bersama dan memiliki waktu mereka sendiri. Setelah pengenalan awal, rencanakan tanggal khusus agar mereka dapat bermain bersama-sama, berjalan-jalan ke taman, berjalan-jalan ke taman, maupun aktivitas yang dapat mereka nikmati bersama untuk meletakkan landasan dan membangun hubungan saudara.

3. Fokus Satu – Satu

Semua orangtua ingin membuat anak-anak mereka merasa istimewa, dan menghabiskan waktu khusus dengan setiap anak kandung maupun anak adopsi Anda adalah kunci untuk memperkuat pesan ini. Bersaudara tidak berarti selalu melakukan segala sesuatu bersama-sama. Dengan melakukan hal ini akan membantu memberikan penekanan kepada peran masing-masing anak sebagai anggota keluarga inti dari keluarga Anda yang sedang berkembang.

4. Membangun Tradisi

Mengembangkan tradisi bersama di antara anak-anak kandung dan anak adopsi sangatlah penting. Baik itu melalui kegiatan mingguan maupun hobi bersama, berbagi pengalaman akan membantu mempromosikan ikatan dan keterikatan.

5. Mencari Dukungan

Adopsi merupakan sebuah pengalaman yang kompleks. Sebuah keluarga menyambut seorang anak menjadi anggota keluarga baru ke dalam rumah mereka mungkin membutuhkan dukungan luar dari pihak yang profesional dan berpengalaman menghadapi kasus adopsi dan pencampuran keluarga. Cobalah cari organisasi yang dapat membantu di daerah lokal Anda.

Perlu diingat bahwa membantu anak biologis Anda membangun ikatan dengan saudara baru mereka sama pentingnya dengan ikatan yang terjadi antara anak angkat dengan orangtua barunya. Jagalah agar jalur komunikasi tetap terbuka, dan berikan dorongan melalui hal-hal umum yang terjadi di antara anak-anak Anda. Penerimaan terjadi secara bertahap, dan hal itu memang normal. Namun menyatukan anak kandung dengan saudara adopsi mereka dapat memperkaya kehidupan setiap anggota keluarga. Dengan sedikit dedikasi dan kesabaran, keluarga Anda akan segera melupakan seperti apa keluarga Anda dahulu sebelum anak adopsi datang memberkati kehidupan Anda!

Sumber : sheknows.com/jawaban.com

Comments

No responses to “Tips Membangun Hubungan Dengan Anak Adopsi”

Poskan Komentar