Translate

English French German Spain Italian Dutch Russian Portuguese Japanese Korean Arabic Chinese Simplified

Sebab Dia adalah Tuhan kekuatanku, bersama-Nya ku takkan goyah

Tertawa Itu Sehat

Tentunya Anda pernah mendengar pepatah di atas. Setujukah Anda dengan pepatah tersebut ? Sebelum Anda menyetujui atau menolak, terlebih dahulu baca dan simak pendapat dari beberapa pakar kesehatan dan kejiwaan mengenai hal tersebut.

Tertawa Bantu Perbaiki Fungsi Pembuluh Darah
Para ahli kedokteran dari Universitas Maryland, As, baru-baru ini mengungkapkan bahwa tertawa ternyata ampuh memperbaiki fungsi pembuluh darah.

Penelitian yang dipimpin oleh Michael Miller, yang juga merupakan seorang kardiolog dari Fakultas Kedokteran Universitas Maryland ini melibatkan 10 perempuan dan 10 laki-laki. Kemudian responden dibagi menjadi dua kelompok. Kelompok pertama yang terdiri dari responden perempuan diharuskan menonton film yang disediakan, yaitu film komedi. Sedangkan responden laki-laki menonton film horor.

Masing-masing film berdurasi 15 menit. Sebelum menonton film ini, para peneliti memberi tekanan pada brachial artery (pembuluh darah yang berhubungan dengan tangan) kemudian mengukur seberapa cepat pembuluh itu kembali ke bentuk normal. Untuk dikehui, pembuluh darah yang sehat dapat dengan mudah mengembang setelah mengerut.

Hasilnya, film komedi ternyata memiliki efek yang lebih menguntungkan. Responden pertama, yaitu yang menonton film komedi bisa tertawa lepas dan bagian pembuluh darahnya mengembang 22 % lebih cepat ketimbang biasanya. Namun sebaliknya, responden yang menonton film horor, pembuluh darahnya justru mengembang 35 % lebih lambat.

Menurut Michael, studi ini membuktikan bahwa tertawa memberi pengaruh yang besar pada tubuh manusia. Itu sebabnya Michael menganjurkan jika Anda ingin memiliki tubuh yang senantiasa sehat, maka usahakan sebanyak mungkin tertawa lepas, bahkan kalau mungkin sampai terbahak-bahak. "Saya juga anjurkan agar Anda lebih sering menonton film-film lucu atau mencari situasi yang membuat hati merasa senang", ujarnya.

Tertawa Meningkatkan Hormon Endorphin (Endogenous Morphin)
Hormon tersebut merupakan hormon yang membantu memperbaiki kondisi pembuluh darah dan menghilangkan rasa sakit di otak kita.

Saat tertawa individu menjadi rileks, tekanan darah dan denyut jantung individu turun di bawah normal (Psychology Today).

Tertawa merangsang dan memperkuat sistem jantung dan syaraf, memasok oksigen ke paru-paru, meningkatkan kadar oksigen (O2) dalam darah dan memberi energi pada sel-sel otak.

Tertawa lepas 20 detik sebanding dengan 3 menit mendayung, yang dianggap sebagai latihan aerobik terbaik untuk mengembalikan kembali kondisi seluruh tubuh dan meningkatkan daya tahan.

Tertawa 1 menit setara dengan 40 menit latihan rileksasi (Dr. Willian Fry).

Dalam bukunya yang berjudul Wit and Its Relation to Unconscious Mind, Sigmund Freud menuliskan bahwa : "Tertawa membantu manusia untuk melindungi dirinya dari ketakutan, kecemasan, kemarahan, dan emosi-emosi alami bawah sadar yang menyebabkan semua gangguan psikosomatis".

Beberapa kata para ahli tentang tertawa dalam dunia kerja :

Bila Anda tidak siap menertawakan diri Anda sendiri, Anda tidak akan pernah berhasil mengatasi stres kerja Anda (Marianna Antunes).

Kian dekat kita pada waktu penyelesaian tugas, semakin stres kita. Tapi stres tak akan mempercepat kita dalam mengambil keputusan. Dengan berhenti sebentar dan tertawa, Anda menyeimbangkan kembali suasana hati, kondisi fisik dan sistem imunisasi tubuh Anda. Barulah setelah itu Anda dapat kembali bekerja dan menyelesaikan apa yang harus Anda selesaikan (Patty Wooten).

Sebenarnya semua pendapat atau pandangan di atas bukanlah sesuatu yang baru, karena ribuan tahun yang lampau Salomo pernah berkata bahwa : Hati yang gembira adalah obat yang manjur tetapi semangat yang patah mengeringkan tulang (Amsal 17 : 22).

Pendapat dan penelitian medis telah membuktikan kebenaran Alkitab, bahwa tertawa (hati yang gembira) memiliki manfaat yang begitu besar bagi tubuh kita.

Oleh karena itu tidak ada yang salah jika Anda melakukan terapi pada diri sendiri dengan menggunakan tertawa sebagai obatnya.

 



Dan untuk itu, perhatikanlah tips sederhana di bawah ini :

Pertama :
Cobalah pelajari profil humor Anda dengan memperhatikan hal-hal apa saja yang mudah membuat Anda tertawa. Jujurlah pada diri Anda dan janganlah malu untuk mengakui bahwa Anda tertawa sewaktu menonton Srimulat, misalnya. Buatlah daftar dari profil Anda tersebut.

Kedua :
Gunakan profil itu untuk membangun suatu perpustakaan pribadi (buku, majalah, video)dan hal-hal yang dapat membuat Anda tertawa.

Saat Anda merasakan bahwa semangat kerja/hidup Anda turun, segeralah kunjungi perpustakaan Anda tersebut.

Sumber :


www.erabaru.or.id

www.connectique.com
seperti dikutip dalam majalah metamorphosa vol 2 desember 2008

Comments

No responses to “Tertawa Itu Sehat”

Poskan Komentar