Translate

English French German Spain Italian Dutch Russian Portuguese Japanese Korean Arabic Chinese Simplified

Sebab Dia adalah Tuhan kekuatanku, bersama-Nya ku takkan goyah

Belajar Berenang Mempererat Ikatan

Berenang memiliki banyak manfaat, memberi kebebasan bergerak, memperkuat jantung dan paru-paru serta membentuk postur tubuh.

Selain itu, belajar mengambang di air sejak kecil tidak hanya bermanfaat untuk fisik dan motorik anak, melainkan juga dapat membantu mengembangkan hubungan anak dengan orang tuanya. Hal yang sangat berharga hingga anak dewasa.

Berenang dan permainan di air merupakan kegiatan yang sesuai untuk membangun ikatan cinta, kepercayaan dan komunikasi antara Anda dan si kecil. Pasalnya saat dalam kandungan bayi berada dalam cairan ketuban selama 9 bulan dimana mereka merasa nyaman dan hangat. Oleh karena itu bayi lahir dengan kemampuan instingtif untuk bergerak di bawah air. Mereka umumnya tidak takut air.

Hingga usia sekitar empat bulan, bayi mempunyai "refleks menyelam" yang mencegah mereka menelan air. Itu sebabnya di usia ini anak lebih mudah belajar berenang. Saat otak anak berfungsi dengan baik, refleks itu akan hilang sehingga mereka harus belajar lagi cara menahan napas di bawah air.

Untuk memulainya, Anda bisa memperkenalkan si kecil cara mengambang di bak mandi rumah.

Pastikan dulu air cukup hangat dan siapkan handuk.

Tips 1 :
Peluk si kecil dengan posisi menghadap ke depan, letakkan kepalanya di dada Anda dan bagian tubuh lain di air agar ia belajar rileks.

Tips 2 :
Saat ia sudah terbiasa, duduk dan topang tubuhnya di bagian perut di air. Pegang dadanya dengan tangan Anda, kepala di luar, tubuh di air, dagunya di pergelangan tangan Anda dan biarkan ia mengambang. Lalu dengan lembut dan perlahan, tarik tubuhnya mendekat dan menjauh dari Anda secara bergantian.

Tips 3 :
Baringkan si kecil terlentang di atas tubuh Anda dan peluk tubuhnya.

Tips 4 :
Letakkan tangan Anda di atas kepalanya dan biarkan ia mengambang sedikit sehingga ia merasa rileks di dalam air. Dengan tetap memegang kepalanya, gerakkan tubuhnya maju mundur di dalam air dengan lembut.

Tips 5 :
Jika ia tidak merespons atau takut, jangan memaksanya. Anda harus memprioritaskan bagaimana membangun percaya diri dan perasaan nikmat saat di air. Lakukan perlahan dan pastikan Anda merasa rileks saat bermain air bersamanya. Jaga selalu kontak mata dan komunikasi dengannya.

Faktor keamanan

Aturan pertama :
Jangan pernah tinggalkan bayi Anda sendirian di dalam atau dekat air tidak peduli sedangkal apapun kolam renang tersebut.

Aturan kedua :
Pastikan anak yang masih bayi tidak berenang di air bertemperatur tidak di bawah 33 derajat celcius.

Aturan ketiga :
Gunakan popok khusus berenang untuk bayi Anda.

Aturan keempat :
Jangan ajak bayi berenang saat ia sakit.

Aturan kelima :
Bungkus tubuhnya dengan handuk segera setelah keluar dari bak atau kolam renang.

Banyak cara yang dapat dipakai untuk membangun dan mempererat hubungan antara orang tua dengan anaknya. Tentu saja Anda bebas memakai sarana pembelajaran apapun selain berenang. Tidak sadarkah Anda, dengan mengajarkan banyak hal positif kepada anak akan membantu anak Anda menemukan talenta dan potensi hidupnya? Bukankah itu yang Anda rindukan bagi anak-anak Anda, hidup dalam kemaksimalan mereka seturut dengan rencana Tuhan dalam hidup mereka? Selamat menjalin kebersamaan bersama anak-anak Anda yang terkasih.

Sumber : www.jawaban.com

Comments

No responses to “Belajar Berenang Mempererat Ikatan”

Poskan Komentar