Translate

English French German Spain Italian Dutch Russian Portuguese Japanese Korean Arabic Chinese Simplified

Sebab Dia adalah Tuhan kekuatanku, bersama-Nya ku takkan goyah

Shopping VS Suami

Banyak pria menikah yang mengeluh karena uang mereka habis hanya untuk memenuhi keinginan sang istri yang hobi menghabiskan uang untuk barang-barang yang tidak penting saat shopping. Istri saya selalu meminta ijin dulu untuk akhirnya membeli sesuatu dan kadang barang yang ia beli itu untuk suaminya, yaitu saya sendiri.

Dan kalau makin dipikir-pikir lagi, istri saya pun sering saya paksa menemani saya untuk berbagi hal-hal yang tidak ia suka. Nonton tinju misalnya. Dia benci tinju, tapi ia sering menemani saya nonton acara itu. Oh, betapa egoisnya saya. Saya selalu ingin semua hal dilakukan dengan cara saya dan saya selalu lupa semua pengorbanan yang terlebih dulu dilakukan istri saya pda diri saya. Padahal saya ingat sebuah ungkapan "perlakukan orang lain seperti anda ingin diperlakukan". Wah, saya benar-benar harus mulai berubah.

Apa salahnya belajar untuk mulai menikmati shopping bersama istri walau itu menyiksa saya? Berkorban untuk orang yang sangat kita cintai toh merupakan inti cinta itu sendiri. Banyak pasangan suami istri yang kehilangan kemesraan hanya karena tidak mau melakukan pengorbanan untuk sesuatu yang sepertinya sepele seperti shopping. Padahal rela berjalan berjam-jam bersama dengannya pasti membuatnya bahagia.

Saya mau berubah untuk istri saya. Saya mau berhenti egois demi wanita yang sering juga menyampingkan keegoannya untuk saya. Saya mau mulai belajar menikmati apa yang ia nikmati. Saya mau berbagi. Saya ingin menikmati segalanya bersama istri saya tercinta, termasuk shopping. Mall, here I come!

Sumber : www.jawaban.com

Comments

No responses to “Shopping VS Suami”

Poskan Komentar