Translate

English French German Spain Italian Dutch Russian Portuguese Japanese Korean Arabic Chinese Simplified

Sebab Dia adalah Tuhan kekuatanku, bersama-Nya ku takkan goyah

Arti & Asal Usul Nabi Habakuk

Kitab 2 Raja-Raja 4 : 8-37 mencatat perjalanan nabi Elisa yang bertemu dengan perempuan Sunem. Pada waktu itu perempuan Sunem itu menyambut dan memperlakukan nabi Elisa dengan sangat baik, dimana ia memberikan makanan dan bahkan membuatkan kamar peristirahatan khusus untuk nabi Elisa yang kerap kali melewati Sunem.

Dari kebaikan perempuan Sunem itu, nabi Elisa bernubuat bahwa perempuan Sunem itu akan melahirkan anak, yang mana bagi perempuan itu sangat tidak masuk akal dikarenakan sudah sekian lama berkeluarga namun belum juga mempunyai anak

Berkatalah Elisa: "Pada waktu seperti ini juga, tahun depan, engkau ini akan menggendong seorang anak laki-laki." Tetapi jawab perempuan itu: "Janganlah tuanku, ya abdi Allah, janganlah berdusta kepada hambamu ini!" (Terjemahan Bahasa Indonesia 2 Raja-Raja 4 : 16)

Elisha said, At this season when the time comes round, you shall embrace a son. She said, No, my lord, you man of God, do not lie to your handmaid. (Terjemahan Amplified Bible 2 Kings 4 : 16)

Persis tahun depan dengan waktu yang sama, perempuan itu melahirkan seorang anak laki-laki. Dalam perjalanan hidup anak laki-laki tersebut, dicatat bahwa anak laki-laki tersebut terkena sabit para penyabit gandum ketika sedang keluar mencari ayahnya di ladang gandum sehingga beberapa saat kemudian anak itu mati di pangkuan ibunya. Mengetahui anaknya mati, perempuan Sunem itu bergegas pergi untuk mencari nabi Elisa. Mendengar apa yang diceritakan perempuan Sunem tersebut, nabi Elisa kemudian menuju ke rumah perempuan tersebut dan telah mendapati anak tersebut telah mati.

Lalu ia membaringkan dirinya di atas anak itu dengan mulutnya di atas mulut anak itu, dan matanya di atas mata anak itu, serta telapak tangannya di atas telapak tangan anak itu; dan karena ia meniarap di atas anak itu, maka menjadi panaslah badan anak itu. (Terjemahan Bahasa Indonesia 2 Raja-Raja 4 : 34)

He went up and lay on the child, put his mouth on his mouth, his eyes on his eyes, and his hands on his hands. And as he stretched himself on him and embraced him, the child's flesh became warm.(2 Kings 4 : 34)

Sesudah itu ia berdiri kembali dan berjalan dalam rumah itu sekali ke sana dan sekali ke sini, kemudian meniarap pulalah ia di atas anak itu. Maka bersinlah anak itu sampai tujuh kali, lalu membuka matanya. (Terjemahan Bahasa Indonesia 4 : 35)

Then he returned and walked in the house to and fro and went up again and stretched himself upon him. And the child sneezed seven times, and then opened his eyes. (2 Kings 4 : 35)

Dan sekian lama berlalu, anak itu hidup dan tumbuh besar. Dalam Alkitab mencatat sebuah kitab yang ditulis oleh nabi Habakuk, yang terkenal dengan nama kitab Habakuk.

Dalam bahasa aslinya, nama Habakuk mempunyai arti “double embrace” atau “dipeluk erat dua kali”

Para ahli menyakini bahwa Habakuk adalah anak perempuan Sunem tersebut. Pelukan erat pertama kali adalah saat anak itu pertama kali dilahirkan, dan pelukan kedua adalah saat anak itu dibangkitkan kembali oleh nabi Elisa.

Sumber : dari berbagai informasi


Comments

No responses to “Arti & Asal Usul Nabi Habakuk”

Poskan Komentar