Translate

English French German Spain Italian Dutch Russian Portuguese Japanese Korean Arabic Chinese Simplified

Sebab Dia adalah Tuhan kekuatanku, bersama-Nya ku takkan goyah

Belajar Bersyukur

Pekerjaan...pekerjaan...sibuk...gaji kecil...atasan suka marah-marah...karir... Hal itulah yang sering kita keluhkan dimanapun kita bekerja. Kadang kita memaksakan kehendak kita kepada Tuhan dan menantang Tuhan untuk memberikan kita sebuah pekerjaan yang lebih baik lagi dari pekerjaan yang kita punyai sekarang.

Mungkin banyak diantara kita bekerja sebagai staff di sebuah perusahaan, baik itu bisa sebagai karyawan administrasi, sales counter, sales representative, dan banyak lagi. Kita merasa bahwa kita kurang beruntung dibanding orang-orang lain yang mempunyai posisi tinggi dan bekerja dengan nyaman dengan segala fasilitas kantor.

Pernahkah kita melihat ke luar ? Melihat keluar kaca pembatas kantor masing-masing ? Kita akan mendapati bahwa kita sangat beruntung sekali memiliki pekerjaan yang ada sekarang ini. Kita mungkin tidak pernah menyadari bahwa kita itu sangat diberkati sebelum kita melihat keadaan yang terjadi di luar.

Sebuah cerita nyata dimana saya menyaksikan perjuangan seorang anak muda yang bertugas sebagai petugas cleaning service. Orangnya sangat sederhana dan bersahaja, namun kedisiplinan dan perjuangannya sangat mengagumkan sekali. Suatu hari anak muda ini memanjat gedung kantor saya dengan ketinggian kurang lebih 3 meter untuk membersihkan kaca-kaca yanng kotor. Dan tiba-tiba terdengar suara gubrakkkkk.....ternyata anak muda itu terjatuh ke lantai dari tangga tersebut. Saya dan teman-teman kaget sekali melihat kejadian tersebut. Puji Tuhan, tak beberapa lama kemudian anak muda itu dibangunkan rekan-rekannya, dan tidak ada cidera yang parah yang mungkin membahayakan nyawanya.

Berhari-hari anak muda itu bekerja kembali dengan giat karena dia tahu bahwa dia mempunyai tugas serta tanggung jawab yang harus dikerjakan. Pada suatu hari anak muda itu mendapat tugas yang sama untuk membersihkan kaca di ketinggian kurang lebih 3 meter juga. Dengan semangat anak muda tersebut memanjat dan membersihkan kaca-kaca tersebut, dan alangkah terkejutnya kami semuanya karena terdengar suara gubrakkk.....Anak muda itu terjatuh lagi, dan kali ini dia tidak bisa bangun dengan cepat, dan tubuhnya kejang-kejang.

Sungguh kami sangat khawatir akan anak muda tersebut, dan selang beberapa menit kemudia tubuh anak muda itu stabil, dan kemudian dibawa ke rumah sakit akibat kejadian tersebut. Dua kali anak muda itu terjatuh, dan saya coba bertanya kepada rekan-rekannya mengapa hal itu bisa terulang lagi ? Apakah dia kurang berhati-hati ? Ceroboh ? Sungguh jawaban yang keluar dari rekan-rekannya membuatku menangis terharu akan hidup anak muda tersebut. Anak muda itu harus menghidupi keluarganya dengan segala kelemahan yang dimilikinya...Dia tidak pernah mengeluh sekalipun dia hanya seorang petugas cleaning service. Dia kerjakan semuanya dengan senyum dan semangat seakan-akan dia berkata bahwa pekerjaan yang didapatnya adalah pekerjaan yang terbaik di seluruh dunia. Kemudian air mataku menetes perlahan-lahan ketika rekan-rekannya berkata bahwa penyebab anak muda itu jatuh karena anak muda itu mempunyai penyakit ayan ringan yang bisa kambuh seketika. Tuhan itu luar biasa baik, dan saya bersyukur karena anak muda itu tidak mengalami luka serius, dan boleh langsung pulang dari rumah sakit.

Apakah kita sering mengeluh dan berkata Tuhan itu tidak adil ?
Saya bertanya-tanya pada diri saya sendiri .... Apakah saya sudah bersyukur kepada Tuhan atas segala telah saya miliki hari ini ?

Sudah sepantasnya saya belajar dari anak muda tersebut yang menjalani hidup dengan perjuangan dan berusaha memberikan terbaik tanpa pernah menuntut yang bukan merupakan bagiannya.

Saya percaya Tuhanku baik, dan Dia menyediakan segala sesuatu indah pada waktu-Nya. Dia mengerti segala persoalan yang sedang kita hadapi, namun satu hal yang Dia minta tentunya agar setiap kita percaya sampai mukjizat itu menjadi nyata.

"Sebab Aku ini mengetahui rancangan-rancangan apa yang ada pada-Ku mengenai kamu, demikianlah firman Tuhan, yaitu rancangan damai sejahtera dan bukan rancangan kecelakaan, untuk memberikan kepadamu hari depan yang penuh harapan" (Yeremia 29 : 11)

Mari kiat belajar bersyukur dan nikmati kasih karunia Tuhan dengan memberikan yang terbaik untuk kemuliaan nama-Nya.

Comments

No responses to “Belajar Bersyukur”

Poskan Komentar