Translate

English French German Spain Italian Dutch Russian Portuguese Japanese Korean Arabic Chinese Simplified

Sebab Dia adalah Tuhan kekuatanku, bersama-Nya ku takkan goyah

Bonsai & Sequoia

Banyak orang Jepang gemar memelihara bonsai. Meski tinggi bonsai rata-rata hanya dalam hitungan sentimeter, pohon ini sudah berbentuk indah dan sempurna. Berkebalikan dengan itu, di California ditemukan pohon hutan raksasa bernama Sequoia. Tinggi pohon ini luar biasa, bisa mencapai 90 meter, dan lingkar batangnya bisa mencapai 26 meter.

Saat masih berupa biji, bonsai dan sequoia berukuran sama serta memiliki berat yang sama, yakni kurang dari satu miligram. Namun dalam masa pertumbuhan, keduanya mengalami perbedaan yang signifikan. Orang sengaja menghambat pertumbuhan biji bonsai, dengan harapan kelak mereka mendapatkan pohon mini yang indah. Sebaliknya, biji sequoia dibiarkan mendapat gizi dari mineral, tumbuh di dekat sumber air, dan mendapat sinar matahari yang sangat cukup. Dengan begitu, ia menjadi pohon raksasa. Bayangkan saja, hanya dari satu pohon ini, kita dapat memperoleh kayu yang cukup untuk membangun 35 rumah dengan masing-masing lima kamar !

Timotius telah diajar mengenal firman Tuhan sejak kecil, dari ibu dan neneknya, juga dari didikan Paulus. Inilah kesempatan dimana jiwanya "diairi" dan "disinari matahari". Selanjutnya didikan itu menjadikannya pelayan Tuhan yang memiliki "iman yang tulus ikhlas" yang tetap kuat meski harus menderita sengsara dalam pelayanannya. Seperti Timotius, kita pun dapat menyerap semua hal positif di sekitar kita seperti pengetahuan, semangat, pengalaman, teladan, dan terutama ajaran firman Tuhan supaya iman kita tumbuh seperti sequoia. Jangan biarkan hal negatif mengerdilkan iman kita seperti bonsai.

"Ia seperti pohon, yang ditanam di tepi aliran air yang menghasilkan buahnya pada musimnya, dan yang tidak layu daunnya ; apa saja yang diperbuatnya berhasil" (Mazmur 1 : 3)

Sumber : Renungan Harian Mei 2008

Comments

No responses to “Bonsai & Sequoia”

Poskan Komentar