Translate

English French German Spain Italian Dutch Russian Portuguese Japanese Korean Arabic Chinese Simplified

Sebab Dia adalah Tuhan kekuatanku, bersama-Nya ku takkan goyah

Keluar Dari Hutang Dan Kemiskinan

Kemiskinan adalah kekurangan uang atau kepemilikan material. Kemiskinan biasanya juga disertai dengan adanya kewajiban untuk membayar hutang pada pihak lain. Hutang, apakah dihubungkan atau tidak dengan kemiskinan, adalah suatu bentuk perbudakan. Namun dengan mengikuti prinsip Tuhan akan menghancurkan ikatan baik kemiskinan maupun hutang.

Yang pertama dari semuanya, Anda harus memiliki komitmen pribadi terhadap keuangan, terhadap keluarga dan terhadap Tuhan. Setuju untuk hidup dengan prinsip Tuhan dan mencari tahu apa yang Tuhan katakan untuk Anda dan situasi Anda. Anda harus benar-benar jujur tentang kesalahan dan kekurangan dalam hidup Anda, masa lalu ataupun saat ini yang mungkin menyebabkan Anda terikat dengan masalah hutang. Untuk melarikan dari kesukaran, Anda harus mengetahui apa yang membuat Anda berada di tempat itu.

Langkah kedua, lakukan semua yang Anda dapat lakukan untuk mengerti prinsip Tuhan.

Hosea 4:6
Umat-Ku binasa karena tidak mengenal Allah; karena engkaulah yang menolak pengenalan itu maka Aku menolak engkau menjadi imam-Ku; dan karena engkau melupakan pengajaran Allahmu, maka Aku juga akan melupakan anak-anakmu.

Alkitab katakan dalam Hosea 4:6 : "Umat-Ku binasa karena tidak mengenal Allah" (sumber pengetahuan). Ada banyak orang percaya yang tidak mempunyai konsep tentang prinsip kerajaan Tuhan. Mereka tidak memiliki pengertian hukum-hukum Tuhan yang berhubungan dengan kemakmuran materi atau juga hak istimewa mereka sebagai anak-anak Tuhan. Jadi akibat kekurangan pengetahuan maka mereka menderita.

Orang yang berhutang atau dalam kemiskinan khususnya amat membutuhkan pemahaman atas peraturan dalam kerajaan Tuhan yang dikatakan sebagai hukum Tabur Tuai. Ini adalah hukum sebab akibat, hukum aksi reaksi. Dalam area keuangan, hukum ini amat sederhana :

Lukas 6:38
Berilah dan kamu akan diberi: suatu takaran yang baik, yang dipadatkan, yang digoncang dan yang tumpah ke luar akan dicurahkan ke dalam ribaanmu. Sebab ukuran yang kamu pakai untuk mengukur, akan diukurkan kepadamu.

Ketika seseorang mulai memberikan untuk pekerjaan Tuhan, untuk mereka yang miskin dan kurang beruntung maka Tuhan juga mulai memberikan bagi orang itu. Tanpa menghiraukan beban hutang, seseorang seharusnya memberikan nilai minimum 10% dari pendapatannya pada Tuhan. Bahkan jikalau Anda ada dalam level orang berpendapatan kurang atau miskin, Anda masih punya sesuatu yang bisa Anda berikan pada Tuhan. Mulailah dari mana Anda berada. Jangkau dengan belas kasihan mereka yang kurang bentung dibanding Anda. Sebagai prioritas pertama, ambillah posisi untuk bisa memberikan kasih, waktu Anda, energi dan juga uang untuk orang lain meski itu hanya sejumlah kecil saja.

Selanjutnya, tetapkan anggaran yang realistis. Kebanyakan orang tidak mempunyai anggaran, dan mereka membelanjakan tanpa rencana ataupun kendali. Bagaimanapun level pendapatan Anda, ada harusnya menetapkan anggaran yang sudah termasuk satu jenis atau lebih pemberian khusus plus persembahan pada Tuhan yang bisa dalam bentuk bantuan bagi mereka yang kurang beruntung (Maleakhi 3:10). Setelah menetapkan selain persembahan, tetapkan rencana yang realistik untuk membayar hutang Anda. Pergilah ke kreditor Anda dan dapatkan persetujuan dimana mereka akan menerima jadwal pembayaran hutang Anda. Buat pengertian bahwa Anda tidak dapat membayar lebih daripada jumlah yang telah ditentukan, dan mereka biasanya akan menerima rencana Anda.

Sekali Anda dapat melakukan hal itu, Anda harus memutuskan dalam benak Anda bahwa tidak akan ada lagi akumulasi hutang dalam hidup Anda. Anda tidak dapat kembali lagi pada kehidupan yang menurut pikiran Anda. Buatlah janji pada Tuhan bahwa Anda tidak akan membeli apapun dengan cara kredit, dan gaya hidup Anda akan terbatas sesuai dengan pendapatan Anda. Ini memerlukan kepastian mental dan komitmen spiritual. Itu mungkin membutuhkan waktu satu, dua atau lima tahun, namun Anda akan keluar dari lilitan hutang.

Telah dianjurkan oleh pengusaha yang bijaksana bahwa ada bagian dari pendapatan yang seharusnya dipakai untuk rekreasi. Seharusnya ada waktu dalam satu bulan ketika keluarga dapat keluar dari tekanan kehidupan. Mungkin itu berupa piknik di hijaunya taman, perjalanan untuk memancing, atau mungkin bermalam keluar dari rumah di hotel atau resort. Rekreasi termasuk apapun untuk keluar dari tekanan yang konstan dan membiarkan pikiran Anda mengalami rekreasi dalam Tuhan.

Disamping rekreasi, Anda juga direkomendasikan untuk melakukan istirahat Sabath. Anda tidak dapat bekerja tujuh hari seminggu. Harus ada satu hari dalam minggu yang Anda dedikasikan untuk Tuhan, untuk memikirkan tentang Dia, berdoa pada-Nya, mempelajari Firman-Nya dan beristirahat. Semua ini diperlukan untuk menyiapkan pikiran Anda dan juga roh Anda untuk memenangkan pertempuran hidup ini.

Setelah itu dengan semua yang terjadi dengan hidup Anda, Anda perlu memperbaharui iman Anda kepada Tuhan. Tuhan adalah sebagai sumber. Kala Anda memberi pada Dia dan mempercayai-Nya, Tuhan akan mulai membawa Anda dari perbudakan hutang masuk dalam berkat Tuhan. Tuhan akan membuka pintu untuk Anda dan memberikan Anda konsep dan gagasan untuk menolong Anda memenangkan situasi Anda. Anda harus percaya ini dan mengharapkan melihat jawaban-Nya lebih daripada melihat manusia sebagai sumber Anda. Tuhan itu sumber Anda.

Setiap hari, ucapkan kata-kata itu dengan penuh keyakinan. Katakan dengan keras bahwa Anda akan terbebas dari hutang dan bahwa Tuhan berencana meletakkan Anda dalam posisi yang berbeda. Ingatlah ayat Firman dimana Tuhan mengatakan kata-kata seperti ini :

1 Samuel 2:8
Ia menegakkan orang yang hina dari dalam debu, dan mengangkat orang yang miskin dari lumpur, untuk mendudukkan dia bersama-sama dengan para bangsawan, dan membuat dia memiliki kursi kehormatan. Sebab TUHAN mempunyai alas bumi; dan di atasnya Ia menaruh daratan.

Dengan kerangka berpikir demikian, Anda seharusnya ada dalam trek yang benar. Mungkin membutuhkan waktu tahunan untuk membayar hutang Anda. Dalam contoh yang saya ketahui, rata-rata dalam hitungan bulanan saja hutang Anda akan terbayar. Tapi mungkin membutuhkan waktu tiga, empat atau bahkan lima tahun. Anda akan menang dalam pertempuran jikalau Anda menggunakan senjata yang Tuhan sudah buat yang sesuai dengan Anda! Anda akan terbebas dari hutang, dan juga kemiskinan.

Source : www.jawaban.com

Comments

No responses to “Keluar Dari Hutang Dan Kemiskinan”

Poskan Komentar