Translate

English French German Spain Italian Dutch Russian Portuguese Japanese Korean Arabic Chinese Simplified

Sebab Dia adalah Tuhan kekuatanku, bersama-Nya ku takkan goyah

Hati Yang Hidup

Mazmur 22 : 27 berkata : "Biarlah hatimu hidup untuk selama-lamanya ..." Ya, ternyata tidak semua yang bernyawa mempunyai hati yang hidup. Ada banyak orang yang masih bernyawa, masih penuh dengan aktivitas hidup, sehat secara jasmani, tapi hatinya mati. Tidak bisa tersentuh dengan penderitaan orang lain, tidak peduli dengan siapapun, tidak ada yang bisa dialirkan dari dalam hatinya. Juga tidak kenal yang namanya belas kasihan, yang dia cari hanyalah keuntungan semata-mata.

Tidak ada lagi pelayanan, yang tercecer hanyalah kegiatan, tidak lagi mempunyai gairah dengan Tuhan, cuma keagamawian yang masih tersisa. Itulah orang yang masih bernyawa, tapi hatinya tidak hidup. Betapa mengerikannya hidup yang seperti ini. Padahal segala sesuatu dalam hidup manusia terpancarnya dari hatinya. Kalau di dalamnya mati, maka "kematianlah" yang disebarkan sehingga apapun yang disentuh menjadi mati.

Mari kita minta supaya mempunyai hati yang hidup sebab segala sesuatunya diawali dan ditentukan dengan yang ada di hatimu. Oleh karena kasih Tuhan, kita akan beroleh hati yang hidup dan memberikan "kehidupan" dimanapun kita berada.

Sumber : Pdt. Petrus Agung Purnomo

Comments

No responses to “Hati Yang Hidup”

Poskan Komentar