Translate

English French German Spain Italian Dutch Russian Portuguese Japanese Korean Arabic Chinese Simplified

Sebab Dia adalah Tuhan kekuatanku, bersama-Nya ku takkan goyah

Alasan Untuk Segala Sesuatu : Segala Sesuatu Adalah Bagi Dia

Tujuan terutama alam semesta diciptakan adalah untuk menunjukkan kemuliaan Tuhan. Apakah kemuliaan Tuhan itu? Kemuliaan Tuhan adalah pengungkapan kebaikan-Nya dan semua kualitas intrinsik dan kekal-Nya. Dimanakah kemuliaan Tuhan? Lihat sekeliling kita ! Segala yang diciptakan Tuhan mencerminkan kemuliaan-Nya. Ciptaan menyatakan kemuliaan Penciptanya. Kemuliaan Tuhan paling baik dapat dilihat dalam Yesus Kristus. Ia memancarkan sifat Tuhan. Karena Tuhan menciptakan segalanya, Ia berhak atas semua kemuliaan itu.

Di seluruh alam semesta, hanya dua ciptaan Tuhan yang gagal membawa kemuliaan bagi-Nya, yaitu: malaikat-malaikat yang jatuh dan kita manusia. Semua dosa pada dasarnya adalah kegagalan memuliakan Tuhan dan keinginan mencintai apapun yang lain lebih dari Tuhan. Kehidupan bagi kemuliaan Tuhan adalah prestasi terbaik yang dapat kita capai melalui kehidupan kita. Jadi, kemuliaan Tuhan harus menjadi tujuan utama di dalam kehidupan kita.

Bagaimana kita dapat memuliakan Tuhan? Yesus menghormati Bapa dengan menyelesaikan pekerjaan-Nya di bumi. Kita menghormati Tuhan dengan cara yang sama, memenuhi tujuan-Nya.

Sekurang-kurangnya ada lima cara untuk memenuhi tujuan-Nya yang dapat memuliakan Tuhan :

Kita memuliakan Tuhan dengan menyembah-Nya.
Tuhan menginginkan penyembahan kita dimotivasi oleh kasih, ucapan syukur, dan kegembiraan, bukan tugas. Penyembahan jauh melebihi memuji, menyanyi, dan berdoa kepada Tuhan. Penyembahan adalah sebuah gaya hidup dalam menikmati hadirat Tuhan, mengasihi-Nya, dan memberi diri kita untuk digunakan bagi tujuan-Nya.

Kita memuliakan Tuhan dengan mengasihi orang-orang percaya lainnya.
Mengikuti Kristus bukan sekedar percaya, tetapi juga termasuk menjadi bagian dan belajar untuk mengasihi keluarga Tuhan.

Kita memuliakan Tuhan dengan menjadi serupa dengan Kristus.
Tuhan ingin kita bertumbuh dalam kedewasaan rohani, menjadi serupa dengan Yesus dalam cara kita berpikir,merasakan,dan bertindak.

Kita memuliakan Tuhan dengan melayani orang lain dengan talenta-talenta kita.

Tuhan tidak memberi kita kemampuan untuk tujuan yang egois. Semua itu diberikan untuk menguntungkan orang lain, seperti halnya orang lain diberi kemampuan untuk keuntungan kita.

Kita memuliakan Tuhan dengan bercerita tentang Tuhan kepada orang lain.
Tuhan tidak menghendaki kasih-Nya dan tujuan-Nya dirahasiakan. Ia mengharapkan kita membaginya dengan orang lain, memperkenalkan Yesus kepada mereka, membantu mereka menemukan tujuan mereka, dan menyiapkan mereka bagi akhir kekekalannya.

Kita ingin kehidupan kita untuk apa ? Menjalani sisa kehidupan di bumi ini bagi kemuliaan Tuhan akan memerlukan perubahan dalam prioritas, jadwal, relasi, dan segalanya. Kadangkala ini berarti memilih jalan yang susah dan tidak mudah. Tuhan pasti memberi apa yang kita perlukan apabila kita memilih untuk hidup bagi Dia. Kehidupan yang sesungguhnya dimulai dengan mengabdikan diri kita seluruhnya kepada Yesus Kristus. Yang perlu kita lakukan adalah percaya dan menerima Tuhan Yesus dalam kehidupan kita.

Percayalah bahwa Tuhan mengasihi dan menciptakan kita untuk tujuan-Nya. Percayalah kita ada bukan karena kebetulan. Percayalah kita diciptakan untuk kekekalan. Percayalah Tuhan telah memilih kita untuk memiliki hubungan dengan Yesus yang mati di atas kayu salib bagi kita. Percayalah bahwa tidak perduli apa yang telah kita lakukan, Tuhan ingin mengampuni kita. Terimalah Yesus dalam hidup kita sebagai Tuhan dan Juru Selamat kita. Terimalah pengampunan-Nya atas dosa-dosa kita. Terimalah Roh-Nya, yang memberi kita kuasa untuk memenuhi tujuan hidup kita.

“Sebab segala sesuatu adalah dari Dia, dan oleh Dia, dan kepada Dia: Bagi Dialah kemuliaan sampai selama-lamanya !” (Roma 11 : 36).

Sumber : Rick Warren dalam buku "The Purpose Driven Life" bab 7

Comments

No responses to “Alasan Untuk Segala Sesuatu : Segala Sesuatu Adalah Bagi Dia”

Poskan Komentar